Siaga Karhutla, 5.000 Hektare Lahan di NTB Terbakar Jelang Puncak El Nino

Ahmad Viqi - detikBali
Senin, 10 Agu 2026 20:21 WIB
Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri. (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)
Mataram -

Sekitar 5.000 hektare lahan di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) hangus terbakar sejak Januari hingga pekan pertama Agustus 2026. Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB diminta memperketat langkah pencegahan dan kesiapsiagaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri (Dinda), setelah mengikuti rapat koordinasi secara daring bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam), Senin (10/8/2026). Dinda menyebut langkah antisipasi dilakukan untuk mencegah peningkatan titik api seiring prediksi puncak gelombang El Nino yang diperkirakan berlangsung hingga Oktober mendatang.

"Kami diminta untuk mengantisipasi jangan sampai muncul spot-spot baru atau terjadi kebakaran berulang," kata Dinda, Senin.

"Penanganan El Nino ini diprediksi sampai Oktober, sehingga seluruh lembaga mulai dari Pemda, TNI, Polri, hingga Kejaksaan ikut terlibat," imbuhnya.

Dinda menuturkan NTB tidak masuk dalam enam provinsi prioritas nasional penanganan karhutla. Meski begitu, dia berujar, Pemprov NTB tetap mewaspadai lonjakan grafik kebakaran yang diprediksi mencapai puncaknya pada rentang Agustus hingga September 2026.



Simak Video "Video: BMKG Prediksi El Nino Berpuncak di Desember atau Januari 2027"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork