Demo Kantor BPTD NTB, Warga Pertanyakan Proyek Terminal Mandalika Rp 11,5 M

Ahmad Viqi - detikBali
Kamis, 06 Agu 2026 17:10 WIB
Massa dari Koalisi Aktivis Pemuda NTB menggelar aksi demonstrasi hingga membakar ban di depan kantor BPTD NTB, Kamis (6/8/2026). (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)
Mataram -

Puluhan warga menggeruduk Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka menggelar aksi demonstrasi hingga membakar ban di depan kantor BPTD NTB.

Massa dari Koalisi Aktivis Pemuda NTB itu mempertanyakan lambannya progres pembangunan gedung kantor pelayanan Terminal Mandalika bernilai Rp 11,5 miliar. Padahal, waktu pengerjaan proyek dari dana APBN 2026 tersebut kini hanya tersisa empat bulan hingga akhir tahun.

"Kami lihat tidak ada pengerjaan fisik di lokasi. Bahkan alat berat pun tidak ada melakukan pengerjaan di sana," ujar koordinator aksi, Kusnadi Unying, Kamis (6/8/2026).

Unying menuding pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek tersebut 'main mata' dengan CV GA selaku pemenang tender. Pasalnya, sejak tender diumumkan pada 6 Februari lalu, proyek tersebut belum kunjung tersentuh hingga memasuki Agustus 2026.

"Kami duga ini ada permainan antara PPK dari BPTD pihak kontraktor. Karena sampai hari ini pembangunan tidak ada progresnya. Kami minta kepala BPTD memecat PPK dan memutus kontrak pemenang tender," kata Unying.

Menurut Unying, sarana dan prasarana di Terminal Mandalika sudah lama dikeluhkan masyarakat. Ia menilai keterlambatan ini sangat merugikan publik yang membutuhkan pelayanan transportasi layak.

Massa meminta proyek Terminal Mandalika segera dievaluasi. Mereka mengancam akan mempermasalahkan lambannya proyek tersebut ke DPRD NTB hingga melapor ke Aparat Penegak Hukum (APH).



Simak Video "Video 2 Anggota DPRD NTB Ditahan Usai Jadi Tersangka Kasus Uang 'Siluman' Pokir"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork