Pria bernama Nursalim ditemukan tewas di sungai wilayah Desa Eyat Mayang, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Warga asal Desa Sigerongan, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat, itu tewas saat menyetrum ikan di perairan sungai tersebut.
Kepala Desa Eyat Mayang, Munawir Haris, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Menurutnya, korban ditemukan di pinggir sungai Dusun Penyeleng sekitar pukul 09.00 Wita, Kamis (8/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Munawir, korban awalnya datang bersama seorang anggota keluarganya untuk menyetrum ikan pada Rabu (5/8) malam. Namun, keduanya kemudian berpisah jalur.
"Dia datang berdua mau nyetrum ikan tadi malam. Mereka ini pisah jalur, yang satu ke Cendi Manik, korban ini ke arah Eyat Mayang," ungkap Munawir, Kamis.
Munawir menuturkan korban terakhir kali dapat dihubungi pada Rabu malam atau sekitar pukul 23.00 Wita. Setelah itu, korban sudah tidak bisa dihubungi oleh keluarga.
"Ditelepon ke rumah siapa tahu sudah pulang, tapi ternyata belum," tutur Munawir.
Merasa khawatir, keluarga kemudian melakukan pencarian hingga dini hari tadi. Setelah menyisir lokasi semalaman, Nursalim akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa sekitar pukul 09.00 Wita.
Kepala Desa Sigerongan, Dian Siswadi, membenarkan bahwa korban merupakan warganya. Berdasarkan informasi yang dia terima, pria berusia 41 tahun itu diduga terpeleset saat menyetrum ikan hingga tubuhnya terkena aliran listrik dari alat setrum yang dibawanya.
"Informasi sementara, dia ini kepeleset sampai jatuh lalu kena sama setrumnya sendiri," ujar Dian.
Menurut Dian, keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak autopsi terhadap jasad korban. Jenazah korban telah dibawa ke rumah duka dan rencananya dimakamkan pada sore hari.
"Keluarga tidak ada yang keberatan dan sudah mengikhlaskan," pungkasnya.
(iws/iws)