Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) menargetkan sebanyak 140 ribu penonton selama tiga hari pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026. Balapan utama MotoGP Indonesia akan digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, pada 11 Oktober 2026.
"Karena ini sudah gelaran keenam di Sirkuit (Mandalika) ini, kami sudah punya catatan evaluasi dari event sebelumnya. Soal tiket, karena di-publish lebih awal, kami optimistis penjualannya akan jauh lebih baik," ujar Asisten II Setda NTB, Lalu Moh Faozal, Senin (3/8/2026).
Pemprov NTB, dia berujar, bakal melakukan evaluasi menyeluruh agar ajang balap internasional ini berjalan lebih optimal dari tahun sebelumnya. Selain target penonton, Pemprov NTB juga mengevaluasi tata kelola akomodasi, perbaikan infrastruktur, hingga transportasi online.
Terkait lonjakan harga penginapan yang kerap terjadi jelang MotoGP Mandalika, Faozal telah melaporkan evaluasi terkait tarif ambang atas hotel dan akomodasi kepada Gubernur NTB. Ia juga akan berkoordinasi dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) serta pengelola penginapan lokal.
"Kita perlu evaluasi keputusan gubernur mengenai tarif ambang atas itu. Kami pastikan bersama PHRI dan pengelola penginapan untuk membenahi tata kelola akomodasi ini agar tidak terus-menerus menjadi isu tahunan," imbuhnya.
Pemprov NTB juga mendorong Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kementerian PUPR agar segera menangani titik ambles di Jalan Bypass BIL-Mandalika. Selain itu, penerangan jalan umum (PJU) juga terus dibenahi agar akses menuju Sirkuit Mandalika semakin aman.
Terkait persoalan transportasi, Pemprov NTB akan menggelar sosialisasi khusus untuk menghindari terjadinya gesekan antara penyedia transportasi online dengan pelaku transportasi lokal di KEK Mandalika. "Kita ingin memastikan kesiapan masyarakat sebagai tuan rumah yang baik," kata Faozal.
Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meminta masyarakat untuk turut menjaga Sirkuit Mandalika. Iqbal menilai program diskon harga tiket bagi masyarakat NTB merupakan bentuk penghargaan kepada masyarakat lokal sebagai bagian penting dari penyelenggaraan MotoGP Indonesia.
"Sejak awal saya selalu menekankan bahwa masyarakat NTB harus merasa memiliki kawasan Mandalika, termasuk sirkuit. Ketika rasa memiliki itu tumbuh, masyarakat akan ikut mendukung, menjaga, dan memastikan kawasan ini terus berkembang sebagai kebanggaan daerah," ujar Iqbal.
Simak Video "Video MotoGP Mandalika Dongkrak Ekonomi NTB: Hotel-Penerbangan Penuh"
(iws/iws)