detikBali

Kemenhut Perkuat 59 Persemaian Usai Prabowo Perintahkan Perbanyak Bibit Pohon

Terpopuler Koleksi Pilihan

Kemenhut Perkuat 59 Persemaian Usai Prabowo Perintahkan Perbanyak Bibit Pohon


Tim detikBali - detikBali

Menhut Raja Juli Antoni saat meninjau Persemaian Permanen Fatukoa di Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT, Jumat (31/7/2026). (Foto: Dok. Kemenhut)
Menhut Raja Juli Antoni saat meninjau Persemaian Permanen Fatukoa di Kecamatan Alak, Kota Kupang, NTT, Jumat (31/7/2026). (Foto: Dok. Kemenhut)
Kupang -

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni memperkuat jaringan persemaian nasional untuk meningkatkan produksi bibit tanaman. Raja Antoni mengatakan penguatan persemaian bertujuan untuk memastikan ketersediaan bibit pohon dalam jumlah lebih besar sekaligus meningkatkan kualitas bibit.

Langkah tersebut sekaligus merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Prabowo Subianto. Nantinya, 59 persemaian yang dimiliki Kemenhut akan dioptimalkan untuk mendukung penghijauan lingkungan, kawasan permukiman, hingga pedesaan di berbagai daerah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pak Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pesan yang sangat spesifik kepada Kementerian kita, rumah baik tentunya, tapi rumah akan asri apabila ada pohon dan lingkungannya sangat baik," kata Raja Juli seusai meninjau Persemaian Permanen Fatukoa di Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (31/7/2026).

"Kemudian memerintahkan pada saya untuk memproduksi lebih banyak bibit lagi, puluhan juta atau berapapun bahasa beliau, yang tujuannya adalah membuat lingkungan kita asri alam kita lebih natural dan tentu hutan kita terjaga," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Kemenhut, dia berujar, akan mengembangkan persemaian dengan teknologi mutakhir agar bibit yang dihasilkan berkualitas lebih baik dan peluang hidupnya lebih tinggi ketika ditanam. Upaya tersebut juga diarahkan agar bibit lebih mudah dimanfaatkan masyarakat maupun didistribusikan ke wilayah yang membutuhkan.

Raja Juli sendiri diketahui telah meninjau sejumlah persemaian besar, antara lain di Rumpin, Mentawir, Mandalika, dan Labuan Bajo. Kemenhut hingga kini memiliki 59 persemaian yang terdiri dari 9 pusat persemaian dan 50 persemaian permanen.

Adapun, pusat persemaian Kemenhut dapat memproduksi di atas 5 juta bibit per tahun. Sedangkan di persemaian permanen menghasilkan sekitar 500 ribu hingga 1 juta bibit per tahun.

"Insyaallah dari 59 ini kami buat mapping ulang di mana tempatnya. Kalau ada persemaian yang jauh dari kabupaten tertentu, mungkin harus ditambah persemaian di sana. Kemudian dengan jumlah bibit yang juga kita maksimalkan sesuai dengan perintah Pak Presiden Prabowo Subianto," kata Raja Juli.

Selain mengoptimalkan persemaian yang sudah ada, Kemenhut juga menyiapkan pengembangan persemaian baru. Salah satu yang akan diresmikan berlokasi di Sumatera Selatan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menginstruksikan agar memperbanyak penanaman pohon demi menjaga kelestarian lingkungan. Prabowo juga meminta Menteri Kehutanan agar menyiapkan persemaian untuk memastikan ketersediaan benih dan bibit berkualitas bagi berbagai daerah.

"Bangsa kita harus dijaga kelestariannya. Kalau pohon sudah banyak berkurang, kita tanam ratusan juta pohon. Menteri Kehutanan, bikin nursery-nursery. Saya butuh benih-benih pohon yang bagus untuk semua kota dan kabupaten kita," ujar Prabowo dalam kegiatan akad massal KPR Rumah Sunsidi dan KUR Perimahan di Batang, Jawa Tengah.



(iws/iws)









Hide Ads