Kegaduhan terjadi dalam rapat di Kantor DPRD Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (30/7/2026). Dua anggota dewan, Jasmin dan Salahuddin, terlibat cekcok hingga nyaris adu jotos.
Keributan itu menjadi sorotan setelah videonya diunggah akun Facebook @Rafidin Bima. Rafidin merupakan anggota DPRD Kabupaten Bima dari Fraksi PAN.
Dari video yang dilihat detikBali, tampak Jasmin, anggota DPRD dari Fraksi PPP, sedang menyampaikan pendapat. Namun, penyampaiannya tiba-tiba diinterupsi oleh anggota DPRD dari Fraksi Gerindra, Salahuddin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Heboh nyaris adu jotos dua wakil rakyat. Yang satu lagi bicara dengan izin pimpinan sidang. Tiba-tiba muncul suara dari anggota dewan lain, akhirnya sempat ricuh," tulis Rafidin dalam unggahannya.
"Biasa di Lembaga Dewan banyak intriknya," sambung Rafidin.
Berdasarkan informasi yang dihimpun detikBali, kegaduhan terjadi saat anggota DPRD Kabupaten Bima membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang tata cara pemilihan, pengangkatan, dan pemberhentian kepala desa.
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Bima, Nurdin, belum merespons saat dikonfirmasi detikBali terkait video kegaduhan tersebut pada Kamis sore.
Meski sempat diwarnai keributan, rapat tetap berlangsung sesuai agenda. Dua anggota DPRD Kabupaten Bima yang terlibat cekcok juga kembali saling menegur sapa. Kejadian itu dinilai sebagai dinamika di internal DPRD.