detikBali

Arai Agaska Juarai National Supersport 600cc MRS 2026 di Mandalika

Terpopuler Koleksi Pilihan

Arai Agaska Juarai National Supersport 600cc MRS 2026 di Mandalika


Edi Suryansyah - detikBali

Arai Agaska Dibani Laksana juara National Supersport 600cc Race 2 ajang Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 Round 3 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (26/7/2026).
Arai Agaska Dibani Laksana juara National Supersport 600cc Race 2 ajang Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 Round 3 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (26/7/2026). (Foto: Edi Suryansyah/detikBali)
Lombok Tengah -

Pebalap tuan rumah asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Arai Agaska Dibani Laksana, sukses meraih kemenangan dramatis pada Race 2 National Supersport 600cc ajang Pertamina Mandalika Racing Series (MRS) 2026 Round 3 di Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (26/7/2026).

Rider Yamaha Yamalube NHK IRC RCB Prolube RSV Motorsport itu tampil impresif sepanjang 10 lap balapan. Arai menyentuh garis finis pertama dengan catatan waktu 16 menit 28,407 detik, unggul tipis atas para rivalnya setelah pertarungan sengit hingga lap terakhir.

Posisi kedua ditempati Herjun Atna Firdaus dari Astra Honda Racing Team dengan selisih 0,134 detik dari Arai. Sementara podium ketiga diraih Wahyu Nugroho dari Yamaha Pikoli Global Ondolomon DRS dengan selisih 0,280 detik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Muhammad Faerozi Toreqottullah finis di posisi keempat dengan catatan waktu 16 menit 41,188 detik atau tertinggal 12,781 detik dari pemenang. Faerozi sempat tampil dominan dengan memimpin balapan sejak lap ketiga hingga keenam. Namun, ia mengalami kendala teknis yang membuatnya melorot hingga posisi paling belakang sebelum akhirnya finis di urutan keempat.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, pebalap Astra Honda Racing Team, Fadillah Arbi Aditama, tidak mengikuti balapan atau didaftarkan sebagai DNS.

Sepanjang balapan, persaingan berlangsung ketat sejak lampu start dipadamkan. Pria berjuluk 'Pepadu Sasak' itu beberapa kali terlibat duel memperebutkan posisi terdepan dengan Herjun Atna Firdaus pada lap-lap terakhir. Persaingan semakin memanas saat memasuki tikungan 16-17 dengan selisih waktu antarpembalap yang hanya terpaut sepersekian detik.

Meski Herjun mencatatkan lap tercepat dengan waktu 1 menit 38,066 detik, Arai mampu menjaga konsistensi dan tetap tenang hingga tikungan terakhir. Strategi yang matang membuat pembalap NTB itu mempertahankan posisi terdepan sekaligus memastikan kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.

Arai Ungkap Kunci Kemenangan

Kepada awak media, Arai mengaku dukungan masyarakat Lombok menjadi salah satu faktor yang memotivasinya hingga mampu meraih podium tertinggi pada balapan kali ini.

"Banyak masyarakat Lombok yang mendukung Arai. Ayah dan Mama juga datang langsung menonton. Saya ingin memberikan yang terbaik untuk mereka," kata Arai seusai balapan.

Mengenai strategi balapan, Arai mengatakan dirinya memilih tampil sabar dan tidak terpancing emosi saat bertarung di lintasan. Menurutnya, hal tersebut menjadi evaluasi dari balapan-balapan sebelumnya.

"Strateginya cukup sabar dan tidak emosional. Alhamdulillah, di lap-lap akhir strategi itu berjalan sangat baik, sehingga hari ini saya bisa menjadi pemenang," ujarnya.

Menurut Arai, menjaga ritme kecepatan sekaligus mengelola kondisi ban menjadi kunci utama untuk meraih kemenangan. Selain itu, ia juga belajar dari pengalaman pada balapan sebelumnya.

"Yang paling penting adalah mengatur pemakaian ban agar tidak cepat habis. Itu yang kami jaga sepanjang balapan. Sebelumnya memang kesalahan saya ada di pengelolaan ban. Naik motor big bike harus benar-benar bisa mengontrol kondisi ban supaya performanya tetap maksimal sampai finis," pungkasnya.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads