detikBali

Gus Ipul Ungkap Prabowo Targetkan Tiap Kabupaten Punya Gedung Sekolah Rakyat

Terpopuler Koleksi Pilihan

Gus Ipul Ungkap Prabowo Targetkan Tiap Kabupaten Punya Gedung Sekolah Rakyat


Simon Selly - detikBali

Gus Ipul saat menghadirkan siswa-siswi dari SRMP 19 Kupang di Aula El Tari Kupang, Minggu (31/5/2026). Foto: Simon Selly/detikBali
Foto: Gus Ipul saat menghadirkan siswa-siswi dari SRMP 19 Kupang di Aula El Tari Kupang, Minggu (31/5/2026). Foto: Simon Selly/detikBali
Kupang -

Menteri Sosial Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengatakan Presiden Prabowo menargetkan setiap kabupaten dan kota di Indonesia memiliki minimal satu gedung permanen Sekolah Rakyat. Target tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

"Untuk para bupati, wali kota, wakil bupati, wakil wali kota, target presiden satu kabupaten/kota memiliki satu gedung permanen Sekolah Rakyat, untuk provinsi bisa dua, bisa tiga, tergantung kondisi objektifnya," ujar Gus Ipul saat kunjungan di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (31/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan itu, Gus Ipul mendorong kepala daerah di NTT segera mengusulkan lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen.

"Saat ini di NTT baru ada 1 titik rintisan SRMP 19 Kupang yang akan pindah ke gedung permanen. Secara nasional, 93 titik Sekolah Rakyat permanen sudah dalam proses pembangunan dan 7 titik lainnya masih lelang," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga mengajak kepala daerah yang hadir untuk mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR).

"Mari Bapak-Ibu sekalian renungkan, bayangkan di kabupaten Bapak-Ibu sekalian ada gedung Sekolah Rakyat permanen dengan ilustrasi sebagai berikut, di mana ini gambarnya langsung oleh tim presiden dan yang dibangun adalah Kementerian Pekerjaan Umum," jelasnya.

Kunjungan Menteri Sosial ke SRMP 19 Kupang disambut berbagai penampilan siswa, mulai dari baris-berbaris variasi, pidato dalam bahasa Inggris dan Arab, drama, paduan suara, pembacaan puisi, hingga tarian komodo. Penampilan penuh penghayatan itu membuat banyak tamu terharu.

"Sekali lagi ini adalah persembahan Bapak Presiden untuk keluarga-keluarga yang selama ini belum terbawa oleh proses pembangunan. Saya ikut bangga tampilan anak-anakku tadi itu luar biasa, saya terima kasih," katanya.

Sementara itu, Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyatakan dukungannya terhadap target pemerintah pusat. Ia meminta seluruh bupati dan wali kota di NTT bergerak cepat mengajukan pembangunan Sekolah Rakyat di daerah masing-masing.

"Kalian membuktikan kepada Pak Menteri bahwa NTT bisa. Dan ini mempercepat target dari Pak Menteri dan seluruh jajaran adalah NTT punya Sekolah Rakyat di 22 kabupaten/kota dan di provinsinya dua," kata Melki, sapaan Gubernur NTT.

Selain pembangunan Sekolah Rakyat, Melki menegaskan Pemprov NTT siap mendukung program prioritas Presiden Prabowo lainnya, termasuk pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, menjadi rujukan penting untuk menentukan berbagai pergerakan dari dukungan sosial bagi masyarakat, terutama yang miskin dan perlu dibantu," ujarnya.

Program Sekolah Rakyat sendiri menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, seperti anak pemulung, buruh tani, nelayan, hingga tukang becak. Mereka akan memperoleh akses pendidikan serta fasilitas asrama secara gratis.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Anggota DPR RI Dipo Nusantara Pua Upa, Wakil Gubernur NTT Jhoni Asadoma, Wali Kota Kupang Kristian Widodo, Bupati Kupang Yosef Dede, Sekjen Kemensos Robben Rico, Dirjen Rehabilitasi Sosial Supomo, para kepala dinas sosial se-NTT, serta orang tua siswa Sekolah Rakyat.



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads