detikBali
Kupang

Baru Keluar RS, Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kos

Terpopuler Koleksi Pilihan
Kupang

Baru Keluar RS, Perempuan Asal Malang Ditemukan Tewas di Kos


Yufengki Bria - detikBali

Ilustrasi
Ilustrasi penemuan mayat. (Foto: Dok.Detikcom)
Kupang -

LS (54), perempuan asal Malang, Jawa Timur, ditemukan tewas di kamar kosnya di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (27/5/2026). Korban ditemukan tak bernyawa hanya dua hari setelah keluar dari rumah sakit usai menjalani operasi batu empedu.

Jenazah LS ditemukan di Kos Mekar Indah, Jalan WR Monginsidi III, Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Kota Lama, sekitar pukul 10.00 Wita.

"Korban baru habis operasi batu empedu di Rumah Sakit Leona Kupang dan keluar pada Senin (25/5/2026) malam," ujar Kapolsek Kota Lama AKP Zainal Afirin Abdurahman kepada detikBali, Rabu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Arifin menjelaskan LS merupakan warga Dusun Argosari, Kelurahan Argoyuwono, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Selama ini, korban bekerja sebagai wiraswasta di Kota Kupang.

ADVERTISEMENT

Penemuan jenazah LS bermula saat dua tetangga kosnya, Nur Sahida (49) dan Siti Saidah (47), mendatangi kamar korban untuk meminjam air galon.

Keduanya sempat mengetuk pintu kamar korban. Namun, LS tak kunjung merespons. Karena curiga, mereka kemudian mencoba membuka pintu kamar tersebut.

Betapa terkejutnya kedua saksi saat melihat LS terbaring di atas kasur dengan kondisi mulut terbuka. Saat dicek, tubuh korban sudah dingin.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada penghuni dan pemilik kos sebelum diteruskan ke Polsek Kota Lama. Polisi lalu datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

"Sepengetahuan para saksi, selama ini korban sering mengeluhkan sakit lambung. Sekitar tanggal 14 Mei 2026, ada saksi yang pernah mengantar korban berobat ke Rumah Sakit Siloam," ungkap Arifin.

Selain itu, LS juga sempat bercerita kepada sejumlah tetangga kos bahwa dirinya pernah menjalani rawat inap di Rumah Sakit Kartini Kupang akibat batu empedu. Setelah itu, korban dirujuk ke RS Leona untuk menjalani operasi.

Usai dilakukan olah TKP, jenazah LS dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly Kupang untuk divisum. Setelah proses visum selesai, jenazah diserahkan kepada Paguyuban Kontak Kerukunan Sosial (K2S) Keluarga Jawa Kupang untuk disemayamkan dan dimakamkan di Kupang.

Keluarga korban disebut belum bisa datang ke Kupang karena terkendala biaya.

"Berdasarkan keterangan para saksi dan kondisi korban saat ditemukan, diduga meninggal beberapa jam sebelum ditemukan," tutur Arifin.




(dpw/dpw)










Hide Ads