Satgas MBG NTB Minta SPPG Cek Kesehatan 51 Siswa Keracunan di Lombok Timur

Sui Suadnyana, Ahmad Viqi - detikBali
Senin, 27 Apr 2026 21:27 WIB
Foto: Ketua Satgas MBG NTB, Fathul Gani, saat ditemui di Mataram, Senin (27/4/2026). (Foto: Ahmad Viqi/detikBali)
Mataram -

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Nusa Tenggara Barat, Fathul Gani, memerintahkan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jurit Baru, Desa Jurit, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, untuk mengecek kesehatan 51 siswa seusai mengalami keracunan pada Jumat (24/4/2026).

"Semua korban sudah kembali ke rumah masing-masing, tetapi saya perintahkan SPPG-nya untuk langsung cek kesehatan para siswa ke alamat masing-masing," kata Fathul, Senin (27/4/2026).

Pengecekan ini, tutur Fathul, untuk memastikan para siswa-siswi benar-benar pulih. SPPG yang menyalurkan MBG juga telah ditutup sementara. Penutupan itu sebagai bentuk sanksi yang diberikan Badan Gizi Nasional (BGN).

Sebelumnya, sebanyak 51 siswa di Lombok Timur keracunan menu MBG dari SPPG Jurit Baru. Imbasnya, SPPG tersebut operasionalnya dihentikan sementara SPPG pada Sabtu, 25 April 2026, berdasarkan surat edaran Nomor 1928/D.TWS/04/2026.

Tak hanya penghentian operasional, dalam surat tersebut, BGN juga merekomendasikan pemberhentian sementara penyaluran dana bantuan pemerintah kepada SPPG yang bersangkutan selama masa investigasi berlangsung.

Selain itu, pihak SPPG diwajibkan untuk segera menyelesaikan seluruh proses pembayaran yang menggunakan virtual account (VA) dalam waktu 1x24 jam untuk periode operasional sebelum surat diterbitkan.



Simak Video "Video: Tak Hanya Santri, Siswa SD dan Sekolah Lain Juga Keracunan MBG di Jatim"


(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork