Pemerintah Kota (Pemkot) Bima kembali menggelar Festival Rimpu Mantika pada 25 April atau akhir pekan ini. Festival tahunan yang masuk dalam kalender Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) ini membidik 85 ribu peserta.
"Persiapan Festival Rimpu Mantika Bima 2026 sejauh ini sudah mencapai 90 persen," ujar Wali Kota Bima, A Rahman alias Aji Man, saat dikonfirmasi detikBali, Senin (20/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aji Man mengatakan pelaksanaan Festival Rimpu Mantika tahun ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya. Mulai dari rute, jumlah peserta yang ditargetkan, hingga konsep yang diusung.
Adapun, target peserta Festival Rimpu 2026 meningkat lima ribu peserta dibandingkan pelaksanaan tahun lalu. "Jumlah peserta Festival Rimpu 2025 lalu mencapai sekitar 80 ribu orang. Pada 2026 ini, ditargetkan jumlah peserta meningkat hingga 85 ribu orang," sebut Aji Man.
Aji Man menuturkan Festival Rimpu Mantika 2026 mengusung konsep eco green. Setiap rombongan atau peserta wajib membawa kantong plastik untuk menampung sampah di area festival.
"Kami ingin menunjukkan dan memberikan yang terbaik dari tahun sebelumnya. Festival ini bukan hanya tentang budaya, tetapi juga tentang kebersihan, kebersamaan, dan citra Kota Bima," imbuhnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bima, Soekarno, menuturkan pawai rimpu akan dilaksanakan pada Sabtu (25/4/2026). Peserta star dari Lapangan Manggemaci dan finis di Lapangan Serasuba tepatnya di kawasan Museum ASI Mbojo.
"Sabtu akhir pekan ini Festival Rimpu Mantika Bima 2026 siap digelar dengan rute yang sudah ditentukan," kata Soekarno.
Soekarno menambahkan Festival Rimpu 2026 merupakan penyelenggaraan keempat yang digelar oleh Pemkot Bima. Tahun ini, festival akan diikuti oleh masyarakat umum dan seluruh jajaran Pemkot Bima dan instansi-instansi lainnya.
"Perwakilan Kemenpar serta Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemen Ekraf) juga dikonfirmasi hadir," pungkasnya.
(iws/iws)