Gempa beruntun yang mengguncang Flores Timur (Flotim) sejak Rabu malam (8/4) hingga pagi tadi merusak ratusan rumah dan melukai puluhan warga. Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyatakan siap membantu penanganan dampaknya.
Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena mengatakan telah menginstruksikan instansi terkait berkoordinasi dengan Pemda Flotim.
"Saya sudah minta kepada Kepala BPBD, Kadis PU, Dinas Sosial, dan Perhubungan untuk berkoordinasi dengan Pemda Flotim," kata Laka Lena, Kamis (9/4/2026).
"Kami di provinsi akan mendukung Pemda Flotim untuk membantu mengatasi dampak dari gempa yang terjadi," lanjutnya.
Pemprov NTT masih menunggu laporan detail kerusakan dari BPBD.
"Kami tunggu informasi dari Pak Mahadin (Kepala BPBD NTT) dan teman-teman, bagaimana penanganan di sana selanjutnya untuk bantuan dari kita nantinya," terangnya.
Data sementara mencatat 222 rumah dan fasilitas umum rusak akibat gempa 4,9 magnitudo yang terjadi hingga 60 kali.
"Ini terdampak yang agak parah di Desa Terong dan Desa Lamahala, total kedua desa sudah seratusan, datanya masih bergerak," kata Camat Adonara Timur, Ismail Daton Ban.
Simak Video "Video: Kondisi Kerusakan Sejumlah Bangunan di Sumenep Usai Gempa M 6,5"
(dpw/dpw)