detikBali

Pendaki Dilarang Keras ke Puncak Selatan Rinjani, TNGR Ancam Blacklist

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pendaki Dilarang Keras ke Puncak Selatan Rinjani, TNGR Ancam Blacklist


Ahmad Viqi - detikBali

Penampakan puncak selatan Gunung Rinjani dari jalur Pelawangan Timbanuh, Lombok Timur. (Foto: Ahmad Viqi/detikBali).
Foto: Penampakan puncak selatan Gunung Rinjani dari jalur Pelawangan Timbanuh, Lombok Timur. (Foto: Ahmad Viqi/detikBali).
Mataram -

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) melarang keras pendaki menaiki puncak selatan Gunung Rinjani atau puncak Orplas setinggi 3.171 meter di atas permukaan air laut (MDPL). Musababnya, puncak Orplas ini belum resmi dibuka.

Kepala Balai TNGR Budhy Kurniawan mengatakan pihaknya melarang keras pendaki untuk menaiki puncak Orplas di sisi selatan puncak utama Rinjani itu. Selain alasan belum menjadi jalur resmi, jalur ke puncak selatan terbilang sangat ekstrem.

"Itu kan tidak boleh. Karena itu jalurnya ilegal. Kalau ketahuan itu kami blacklist," tegas Budhy, Selasa (7/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Budhy, Balai TNGR telah memasang papan larangan untuk mendaki ke puncak Orplas. Larangan itu juga diberitahukan sebelum mendaki melewati jalur Timbanuh, Lombok Timur.

"Itu sudah diatur juga dalam dokumen prosedur operasional standar (SOP) pendakian," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, larangan juga berlaku bagi pendaki yang akan turun dari Pelawangan Aik Berik, jalur Lombok Tengah ke Danau Segara Anak Rinjani. Sebab, jalur turun ke danau dari Pelawangan Aik Berik cukup terjal.

"Itu juga tidak boleh kan," tegasnya.

Saat ini, Budhy berujar, pendakian ke Gunung Rinjani mengusung pendakian berkualitas. Untuk itu, pendakian ke Gunung Rinjani harus mengedepankan keselamatan selama pendakian.

"Jadi kami juga sedang mengusung bagaimana porter, guide harus memiliki sertifikat ya. Itu tujuan pendakian berkualitas," katanya.

Budhy mengatakan untuk memantau aktivitas pendaki di Rinjani, TNGR akan menambah kamera pantau di beberapa titik jalur pendakian. Selain itu, TNGR juga telah memiliki drone thermal untuk memantau jika ada insiden di jalur pendakian.

"Kami akan tambah kamera CCTV dan perkuat sinyal. Tujuannya agar pendaki bisa kami pantau ya," tandas Budhy.

Diketahui, untuk mencapai puncak Orplas sisi selatan Gunung Rinjani harus mendaki melewati jalur Timbanuh, Lombok Timur. Dari jalur ini, pendaki hanya boleh mendaki hingga ke Pelawangan Timbanuh tepat di sisi selatan Gunung Anak Baru Jari.

Untuk mencapai Pelawangan Timbanuh, pandaki harus berjalan sekitar 8 hingga 12 jam dari base camp Timbanuh. Dari basecamp pendaki akan menemukan 3 shelter. Shelter terakhir berada di pos 3 berasa di atas ketinggian sekitar 2.300 MDPL. Di sana pendaki bisa bermalam untuk menikmati padang savana di bawah Pelawangan Timbanuh.

Dari jalur ini juga, pendaki dilarang untuk turun ke Danau Segara Anak Rinjani. Karena jalur yang akan dilewati sangat terjal. Bahkan untuk turun ke danau Segara Anak, pendaki harus membawa tali sekitar 100 meter.




(hsa/hsa)










Hide Ads