Gedung Sekolah di TTS Ambruk Saat 3 Bocah Berteduh, 1 Orang Tewas

Yufengki Bria - detikBali
Kamis, 19 Mar 2026 14:51 WIB
Foto: Petugas saat mendatangi rumah duka siswa yang tertimpa bangunan sekolah roboh di Desa Nifukani, TTS, Rabu (18/3/2026). (Dok. BPBD TTS)
Kupang -

Bangunan SD Inpres Oepula, Desa Nifukani, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), ambruk pada Rabu (18/3/2026). Insiden itu mengakibatkan satu siswa tewas dan dua lainnya luka-luka.

"Bangunan yang roboh itu merupakan bangunan lama yang dibangun sejak tahun 1991 lalu dan sudah tidak dipakai sejak tahun 2023," ujar Kepala BPBD Kabupaten TTS, Dianar Ari Aty, dikonfirmasi detikBali (19/3/2026).

Dianar menjelaskan kejadian itu bermula saat para korban, yaitu Noldi Kause (9), Juliana Nenohai (13), dan Jekson Nenoliu (9), tengah berteduh sembari bermain bola. Padahal, ketika itu sedang libur dan tak ada kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Diketahui, ketiga korban tersebut merupakan siswa yang rumahnya tak jauh dari sekolah. Sekitar pukul 18.43 Wita, tiba-tiba bangunan tersebut roboh dan menimpa mereka hingga Noldi Kause tewas seteleh tertimpa material bangunan.

Sedangkan, Juliana Nenohai mengalami luka di bagian kepala belakang hingga empat jahitan serta luka di lutut kanan dan mendapat delapan jahitan. Kemudian, Jekson Nenoliu mengalami luka pada bagian betis kiri kaki dan punggungnya.

"Korban yang meninggal bernama Noldi Kause, siswa kelas 1 SD yang merupakan warga Desa Nifukani. Dia diduga tertimpa material bangunan saat kejadian," tutur Dinar.

Menurut Dianar, korban yang tewas saat ini sedang disemayamkan di rumahnya untuk menunggu jadwal pemakaman dari keluarga. Sementara dua korban yang selamat kondisinya sudah membaik.

"Sudah disemayamkan di rumahnya di Desa Nifukani," pungkas Dianar.



Simak Video "Menelusuri Batu Unik di Pantai Kolbano NTT"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork