detikBali

Jadwal Buka Puasa Wilayah NTB 16 Maret 2026/26 Ramadan 1447 Hijriah

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026

Jadwal Buka Puasa Wilayah NTB 16 Maret 2026/26 Ramadan 1447 Hijriah


Trimina Klara - detikBali

Jadwal buka puasa di Polewali Mandar
Foto: Ilustrasi buka puasa. (Gemini AI)
Mataram -

Ramadan adalah momen yang dinanti-nantikan oleh umat Islam di seluruh dunia, termasuk di Nusa Tenggara Barat (NTB). Umat Islam setiap hari menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga matahari terbenam, menahan diri dari makan dan minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa.

Guna membantu masyarakat menjalankan ibadah dengan lebih teratur, berikut jadwal buka puasa Senin, 16 Maret 2026/26 Ramadan 1447 Hijriah untuk wilayah NTB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

  • Kabupaten Bima
    Magrib: 18.22 Wita.
    Isya: 19.31 Wita.
  • Kabupaten Dompu
    Magrib: 18.22 Wita.
    Isya: 19.31 Wita.
  • Kabupaten Lombok Barat
    Magrib: 18.32 Wita.
    Isya: 19.40 Wita.
  • Kabupaten Lombok Tengah
    Magrib: 18.31 Wita.
    Isya: 19.40 Wita.
  • Kabupaten Lombok Timur
    Magrib: 18.30 Wita.
    Isya: 19.39 Wita.
  • Kabupaten Lombok Utara
    Magrib: 18.31 Wita.
    Isya: 19.40 Wita.
  • Kabupaten Sumbawa
    Magrib: 18.26 Wita.
    Isya: 19.35 Wita.
  • Kabupaten Sumbawa Barat
    Magrib: 18.29 Wita.
    Isya: 19.38 Wita.
  • Kota Bima
    Magrib: 18.21 Wita.
    Isya: 19.30 Wita.
  • Kota Mataram
    Magrib: 18.32 Wita.
    Isya: 19.41 Wita.

Doa Buka Puasa

Waktu berbuka tidak hanya tentang menghilangkan rasa haus dan lapar, tetapi juga merupakan saat doa-doa dikabulkan dengan sangat kuat. Oleh karena itu, disarankan bagi umat Islam untuk memperbanyak doa saat berbuka puasa. Salah satu doa yang dapat diucapkan adalah doa yang sering dibaca ketika berbuka.

Dikutip dari detikBali berdasarkan penjelasan Ustaz Adi Hidayat dalam video "Tentang Doa Berbuka Puasa (Part 2)" yang diunggah ke kanal YouTube resminya, detikers dapat mengamalkan dua doa berikut saat berbuka puasa.

  • Versi Pertama

    ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

    Dzahabaz zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru, insyaallah

    Artinya: "Rasa dahaga telah hilang, kerongkongan telah basah dan atas kehendak Allah pahala telah ditetapkan. Insyaallah." (HR Abu Daud)
  • Versi Kedua

    اَللّٰهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

    Allaahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birahmatika yaa arhamar-roohimiina.

    Artinya: "Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat-Mu, Ya Allah yang Tuhan Maha Pengasih." (HR Bukhari dan Muslim)


Berdasarkan keterangan Ustaz Adi Hidayat, cara mengamalkan doa buka puasa di atas dapat dengan menggabungkannya. Jadi, doa Dzahabazh zhoma'u dibaca sebagai pembuka, kemudian diikuti dengan doa Allahumma laka shumtu.

Kapan waktu yang tepat membacakan doa buka puasa? Dilansir laman Almanhaj, Rasulullah biasanya membacakan doa Dzahabazh zhoma'u selepas ia membatalkan puasanya. Ini juga sesuai dengan arti dari bacaan doa buka puasa tersebut, yaitu "Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah ...".




(hsa/hsa)











Hide Ads