Pelayanan wisata alam Taman Nasional Komodo di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali dibuka per hari ini. Seluruh aktivitas wisata di kawasan TN Komodo sebelumnya ditutup selama satu bulan lebih sebagai dampak dari penutupan pelayaran kapal wisata.
Kebijakan terbaru yang wajib diperhatikan, yakni kapal wisata dilarang berlayar pada malam hari di kawasan perairan TN Komodo. Kebijakan ini berlaku mulai 2026.
"Kegiatan pelayaran selama berada di dalam kawasan TN Komodo tidak dilakukan pada malam hari," tegas Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) Hendrikus Rani Siga, Rabu (4/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria yang disapa Hengki itu mengatakan TN Komodo kembali dibuka dengan mempertimbangkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupang tentang prakiraan cuaca wilayah TN Komodo.
Selain larangan kapal berlayar malam hari, sejumlah hal juga perlu diperhatikan. Hengki meminta seluruh pengguna kawasan memperhatikan informasi cuaca maritim melalui laman https://maritim.bmkg.go.id/ dan menyesuaikan aktivitas wisata dengan kondisi cuaca dan keselamatan.
Seluruh pelaku usaha pariwisata, nakhoda, pemandu wisata, dan pengunjung, juga diminta mengutamakan keselamatan pelayaran dan mematuhi ketentuan yang berlaku. Menurutnya, Pengumuman Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IIl Labuan Bajo Nomor PG-KSOP.LBJ 2 Tahun 2026 tanggal 07 Januari 2026 menjadi rujukan penerapan aspek keselamatan pelayaran.
"Seluruh pihak diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada lokasi perairan yang berpotensi berbahaya di kawasan TN Komodo dengan memperhatikan arah arus, kecepatan angin maupun potensi gelombang laut," tegas Hengki.
"Ketentuan lain terkait aturan keselamatan pelayaran agar mengikuti arahan otoritas berwenang," lanjut dia.
Hengki mengatakan setiap wisatawan yang berkunjung ke TN Komodo wajib memiliki tiket masuk yang dibeli melalui aplikasi SiOra. "Sebelum memasuki kawasan TN Komodo telah memiliki tiket masuk dan aktivitas lainnya yang tersedia pada aplikasi SiOra.
Seluruh Pelayaran Kapal Wisata Dibuka Kembali
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Labuan Bajo mulai membuka pelayaran kapal wisata untuk seluruh destinasi di Labuan Bajo. Ini termasuk semua wilayah Taman Nasional Komodo. Surat persetujuan berlayar (SPB) juga diberikan untuk semua jenis kapal wisata
"Betul," kata Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo Stephanus Risdiyanto, dikonfirmasi Rabu sore.
Dengan begitu, pelayanan SPB kembali normal seperti sedia kala. Stephanus mengatakan pembukaan total pelayaran kapal wisata itu berdasarkan koordinasi dengan BMKG terkait pemetaan cuaca spesifik perairan TN Komodo dan sekitarnya.
"Ini setelah tercapai koordinasi antara KSOP dengan BMKG mengenai pemetaan wilayah cuaca spesifik untuk wilayah BTNK dan sekitarnya," jelas Stephanus.
Pemberian SPB ini menindaklanjuti informasi kecepatan angin dan tinggi gelombang dari prakiraan cuaca maritim BMKG. Juga sesuai pengamatan laut dari pos darat, dan laporan kapal-kapal lainnya.
"Maka pelayanan SPB dapat diberikan dengan tujuan perairan Taman Nasional Komodo dan sekitarnya," jelas Stephanus.
(iws/iws)










































