Akibat cuaca ekstrem, pelat lapisan Monumen Tugu Mataram Metro dilaporkan lepas dan menggantung. Beberapa bagian pelat terlihat bergerak terkena terpaan angin sejak Sabtu (24/1/2026).
Pantauan detikBali di lokasi, Minggu (25/1/2026), pelat lapisan tugu tampak bergerak ke kanan dan kiri akibat angin kencang. Kondisi itu membuat sejumlah pengendara yang melintas terpaksa memperlambat laju kendaraannya karena khawatir tertimpa komponen pelat tersebut.
Salah seorang warga Mataram, Herman, mengaku baru menyadari kondisi tersebut saat berolahraga di sekitar monumen. Ia awalnya melihat sejumlah warga mengambil gambar di area tugu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya baru ngeh tadi pagi, saat sedang olaharga di sekitar tugu monumen ini. Saya lihat ada beberapa warga yang lagi foto-foto, eh ternyata mereka foto bagian pelat yang lepas," kata Herman saat diwawancarai detikBali, Minggu (25/1/2026).
Herman berharap Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram segera melakukan perbaikan agar kondisi tersebut tidak membahayakan warga. Ia menilai potensi risiko masih cukup besar karena angin kencang diperkirakan berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.
"Semoga bisa segera diperbaiki, kita takutkan pelat itu jatuh mengenai warga yang melintas. Maklum angin lagi kencang-kencangnya," ujarnya.
Harapan serupa disampaikan warga lainnya, Haris. Ia meminta Pemkot Mataram segera mengambil langkah cepat untuk mengamankan bagian pelat monumen yang terlepas.
"Harus segera, angin masih kencang, takutnya pelat itu mengenai pejalan kaki atau warga lain yang sedang melintas," katanya pada detikBali, Minggu.
"Semoga besok bisa ada kabar baru. Kami sebagai warga waswas," sambungnya.
(dpw/dpw)