Keluarga Bertahan di Indonesia meski Pencarian Anak Pelatih Valencia Ditutup

Ambrosius Ardin - detikBali
Sabtu, 10 Jan 2026 11:53 WIB
Momen perwakilan keluarga menyalami satu per satu personel SAR gabungan saat penutupan operasi pencarian korban di Pelabuhan Marina Labuan Bajo, Jumat (9/1/2026). (Foto: Ambrosius Ardin/detikBali)
Manggarai Barat -

Operasi SAR korban tenggelam KM Putri Sakinah resmi ditutup. Satu anak laki-laki pelatih sepakbola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando, dinyatakan hilang hingga penutupan operasi SAR pada hari ke-15 pencarian korban.

Meski begitu, perwakilan keluarga korban masih ada yang bertahan di Indonesia. Keluarga masih berharap anak Fernando itu bisa ditemukan oleh nelayan atau kapal wisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Pihak keluarga sementara masih ada yang menunggu di Bali beberapa hari, berharap ada nelayan atau siapapun yang mungkin bisa menemukan anaknya," kata Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta Indonesia (Gahawisri) Labuan Bajo, Budi Widjaja, Sabtu (10/1/2026). Budi adalah pendamping keluarga korban selama berada di Labuan Bajo.

Budi mengatakan keluarga memahami operasi SAR memang harus ditutup setelah tiga kali masa pencarian korban diperpanjang. Namun, dia berujar, keluarga masih berharap korban bisa ditemukan.



Simak Video "Video Menyusuri Selat Padar, Lokasi Kapal Pelatih Valencia Tenggelam"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork