Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan kembali diseret dalam polemik bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada Rabu (26/11/2025) yang menelan ratusan korban jiwa. Namanya disebut-sebut terkait dugaan kerusakan hutan akibat izin yang dikeluarkan saat ia menjabat Menteri Kehutanan era Susilo Bambang Yudhoyono.
Tudingan itu dibantah Zulhas saat membuka Pelatihan Instruktur Nasional dan Lokakarya Pengkaderan Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah di Universitas Muhammadiyah Mataram, Sabtu (6/12/2025).
"Saya jelaskan sedikit mengenai banjir Sumatera. Yang bencana itu Aceh, nomor dua Sumatera Utara, nomor tiga Sumatera Barat. Yang dimasalahkan Tesso Nilo. Tesso Nilo itu ada di Riau namanya taman nasional," ujarnya.
Zulhas menegaskan lokasi bencana berada jauh dari kawasan Taman Nasional Tesso Nilo di Riau. Ia menilai penyebutan namanya dalam narasi kerusakan hutan sebagai kekeliruan.
"Tesso Nilo dia nggak banjir. Yang banjir itu Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Malaysia, Thailand," katanya.
Ia kemudian menanggapi tudingan tersebut dengan nada satir, menyebut klaim bahwa dirinya menjadi penyebab banjir sebagai sesuatu yang berlebihan.
"Yang salah Zulkifli Hasan. Ya saya bilang nggak apa-apa, saya tersanjung juga. Sebegitu berkuasa kah saya," cetusnya.
Simak Video "Video: Polemik Tesso Nillo, Habitat Taman Nasional Semakin Terancam "
(dpw/dpw)