Khidmat Kuningan Warga Hindu Bali di Tanah Sumbawa

I Komang Murdana - detikBali
Minggu, 30 Nov 2025 08:38 WIB
Warga Hindu merayakan Hari Raya Kuningan di Pura Puseh di Dusun Kembang Sari, Kecamatan Plampang, Sumbawa, NTB, Sabtu (29/11/2025). (Foto: Dok. Ni Ketut Sri Astuti)
Sumbawa -

Semerbak bunga dan aroma dupa tercium di Pura Puseh, Dusun Kembang Sari, Kecamatan Plampang, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB). Satu per satu perempuan berkebaya memasuki pura sembari menjunjung gebogan -- sesaji berisi aneka buah-buahan.

Ratusan warga Hindu sudah berdatangan sejak pagi untuk bersembahyang merayakan Hari Raya Kuningan. Tak lama kemudian, suara genta menggema. Doa dipanjatkan.

Meski jauh dari tanah leluhur di Bali, umat Hindu di Sumbawa tetap melaksanakan rangkaian Hari Raya Galungan dan Kuningan dengan khidmat. "Pertama kali merayakan Galungan dan Kuningan di Sumbawa sejak 1979," ujar Jero Mangku Gede I Nyoman Dastra saat dihubungi detikBali dari Bali, Sabtu (29/11/2025).

Mangku Dastra menuturkan warga Dusun Kembang Sari mempersiapkan berbagai sarana upakara (banten) Galungan maupun Kuningan dengan semangat kebersamaan. Mereka masih memegang tradisi ngayah atau gotong royong yang diwariskan para leluhur mereka di Bali di masa lalu.

Warga Hindu merayakan Hari Raya Kuningan di Pura Puseh di Dusun Kembang Sari, Kecamatan Plampang, Sumbawa, NTB, Sabtu (29/11/2025). (Foto: Dok. Ni Ketut Sri Astuti)

"Sekarang masyarakat sudah semakin pintar dan makin banyak yang bisa membuat banten. Cukup satu hari sudah selesai bikin banten untuk persiapan Galungan dan Kuningan," imbuh Mangku Dastra.



Simak Video "Video: Heboh Anak Babi di NTT Bentuknya Mirip Gajah"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Foto

detikNetwork