Tinggalkan Tas, Penumpang Loncat dari Feri Diduga Gangguan Jiwa

Tim detikBali - detikBali
Senin, 02 Mei 2022 04:16 WIB
ilustrasi
Ilustrasi (Foto: IST)
Kupang -

Seorang pria penumpang kapal feri KMP Ile Labalekan tujuan Sabu Raijua-Kupang meloncat ke laut, Minggu (1/5/2022) subuh sekitar pukul 03.15 WITA.

Kapolsek Kupang Barat, Ipda Hendra Karel Wadu yang dikonfirmasi Minggu (1/5/2022) membenarkan kejadian ini.

"Sementara masih dilakukan pencarian oleh Vasarnas Kupang dan hingga kini belum ditemukan," jelasnya.


Sementara itu, dari informasi, sebelum loncat dari kapal dan hanyut, korban sempat meninggalkan sejumlah barang di atas kapal.

Sejumlah barang yang diduga milik korban itu berupa 1 buah tas ransel berisi 1 strip vitamin C, 1 strip obat ilbuprofen, 1 strip obat Dexametason, 2 pasang baju kaos berkerah, 2 pasang celana pendek dan satu buah celana dalam berwarna merah.

Menurut keterangan sejumlah penumpang, korban tidak diketahui identitasnya namun setelah dilakukan pengecekan daftar penumpang / manifes KMP Ile Labalekan tujuan Sabu Raijua - Kupang diketahui korban atas nama Baltasar Lake.

Saat bersama di atas kapal, Austin sempat berkomunikasi dengan korban, namun dari komunikasi tersebut korban selalu menjawab asal-asalan atau tidak nyambung sehingga diduga korban memiliki keterbelakangan mental.



Simak Video "Tujuh Orang Tewas Setelah Kapal Pesiar Terbakar di Filipina"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/dpra)