Jika Anda sedang berada di Pulau Dewata dan ingin mencicipi hidangan khas Timur Tengah, cobalah berkunjung ke restoran Al Jazeerah Signature Bali. Restoran bersertifikasi halal ini menawarkan berbagai menu makanan berat hingga ringan khas Timur Tengah.
Menariknya, restoran ini mendatangkan langsung chef dari Timur Tengah sehingga cita rasa makanan tetap terjaga dan racikan bumbunya tidak jauh berbeda dengan negara asalnya. Meski begitu, beberapa menu yang ditawarkan juga cocok untuk lidah lokal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Chef kami datangkan langsung dari Timur Tengah. Sehingga teknik memasak dan sajian hidangan, tetap dipertahankan keasliannya," kata General Manager Al Jazeerah Signature Bali Restaurant And Lounge, Rei Patriani, Sabtu (20/6/2026).
Al Jazeerah Signature Bali berlokasi di Jalan Sunset Road, Seminyak, Kuta, Badung. Selain makanan, restoran ini juga menghadirkan suasana ala Timur Tengah.
Suasana Aljazeerah Signature Bali di Jalan Sunset Road, Seminyak, Kuta, Badung, Bali. (Foto: Ahmad Firizqi Irwan/detikBali) |
Dua menu makanan Timur Tengah yang cocok untuk lidah lokal di restoran ini adalah Maqlubah Lamb dan Arayes. Maqlubah Lamb tergolong makanan berat tradisional yang populer di kawasan Levant, pesisir Mediterania Timur.
Hidangan ini terdiri dari nasi berbumbu aromatik yang dimasak bersama daging kambing pilihan dan sayuran seperti terong dan paprika. Proses pengelohan dan memasaknya menghasilkan tekstur yang lembut dan kaya rasa.
Sedangkan, Arayes merupakan makanan ringan yang cocok untuk cemilan. Kudapan berupa roti pita ini dilengkapi daging cincang berbumbu khas Timur Tengah. "Menu makanan ini, dipanggang hingga bagian luarnya renyah tapi dalamnya tetap juicy," tutur Rei.
"Hidangan ini sangat populer sebagai makanan ringan juga buat sharing karena ada rasa gurih dan aroma rempah yang khas," imbuhnya.
Rei menuturkan Al Jazeerah Signature Bali berupaya menghadirkan kuliner Timur Tengah yang autentik dengan standar kualitas premium. Menurutnya, restoran juga memperhatikan kualitas, kebersihan, keamanan pangan, hingga kenyamanan pengunjung.
"Kami berkomitmen menghadirkan pengalaman yang membawa tamu seolah-olah sedang menikmati hidangan langsung di kawasan Timur Tengah, namun tetap nyaman dan relevan dengan pasar internasional. Pastinya bisa dinikmati semua kalangan," ujar Rei.
(iws/iws)
