Seorang pemuda berinisial R (22), warga Desa Ta'a, Kecamatan Kempo Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengalami luka serius pada bagian lengannya. R dibacok pamannya sendiri, D (31), karena diduga mencuri ayam aduan milik D.
"Korban mengalami luka robek pada pergelangan tangan kiri dan langsung dibawa ke Puskesmas," kata Kapolsek Kempo Iptu Agustamin dalam keterangannya Rabu (25/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa pembacokan itu terjadi pada Senin (26/10/2026) pagi. Sebelum terjadinya kejadian pembacokan, D kalang kabut setelah mengetahui ayam aduannya hilang di dalam kandang.
Kemudian, D mendapatkan informasi dari tetangga bahwa ayam jago seharga Rp 3,5 juta itu hilang dicuri oleh R. D segera mencari keberadaan keponakannya itu.
"Pelaku mendapatkan informasi dari tetangga yang membuatnya mencurigai korban sebagai orang yang mengambil ayamnya," jelas Agustamin.
D terus mencari keberadaan R hingga pada akhirnya R iketahui sedang mengendarai mobil pikap. D kemudian terus mengejar R dan berhasil menghentikan mobil yang dikendarainya
Keduanya sempat terlibat cekcok hingga saling pukul. Di tengah situasi itu, D mengambil parang yang sudah dibawa dari rumah kemudian langsung membacok lengan R hingga terluka parah.
"Percakapan keduanya berujung cekcok hingga terjadi aksi saling pukul. Pelaku mengeluarkan sebilah parang yang dibawanya dan membacok pergelangan tangan kiri korban sebanyak satu kali," tutur Agustamin.
Setelah peristiwa itu, D kemudian berhasil ditangkap polisi bersama barang bukti sebilah parang setelah dilaporkan oleh keluarga R dan diamankan di Mapolsek Kempo.