detikBali

Berkas Pembunuh Mahasiswi Unram Dinyatakan Lengkap

Terpopuler Koleksi Pilihan

Berkas Pembunuh Mahasiswi Unram Dinyatakan Lengkap


Abdurrasyid Efendi - detikBali

Tampang Haikal alias HK, tersangka kasus pembunuhan mahasiswi Unram saat digelandang polisi di Mapolresta Mataram, Jumat (31/7/2026). (Foto: Abdurrasyid Efendi/detikBali)
Tampang Haikal alias HK, tersangka kasus pembunuhan mahasiswi Unram saat digelandang polisi di Mapolresta Mataram, Jumat (31/7/2026). (Foto: Abdurrasyid Efendi/detikBali)
Mataram -

Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram menyatakan berkas perkara Haikal alias HA, tersangka pembunuh mahasiswi Universitas Mataram, Nadya Dwi Ramadhany, sudah lengkap.

"Iya, (berkas tersangka) sudah P-21 (lengkap)," kata Kasi Intel Kejari Mataram, Ida Made Oka Wijaya, Rabu (23/9/2026).

Mengenai jadwal pelaksanaan tahap dua atau penyerahan tersangka dan barang bukti dari penyidik, belum diketahui pasti.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sementara baru itu (berkas lengkap) infonya, sedang dikoordinasikan (jadwal tahap dua)," sebutnya.

ADVERTISEMENT

Kasatreskrim Polresta Mataram, AKP I Made Dharma Yulia Putra, mengatakan tahap dua direncanakan dilakukan pada Kamis (24/9/2026).

"Besok (Kamis, 24/9/2026) infonya," ujarnya.

Untuk diketahui, Nadya ditemukan tewas di kamar kosnya di wilayah Gomong, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, NTB, pada Minggu (17/5) malam. Perempuan asal Desa Beru, Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa, NTB, itu ditemukan oleh temannya yang datang mencarinya ke kos.

Korban ditemukan dalam kondisi terlentang dan sudah mengeluarkan bau tak sedap. Kamar kos korban terkunci, sedangkan HP dan motor korban hilang.

Kasus pembunuhan itu terjadi sehari sebelum Nadya ditemukan tewas, tepatnya pada Sabtu (16/5) dini hari.

Pelaku datang ke kos korban awalnya hanya untuk mencuri. Namun, saat menjalankan aksinya, korban terbangun sehingga membuat pelaku panik dan membunuh korban. Haikal menghabisi korban dengan cara membekap dan mencekik korban.

Melalui proses penyelidikan, Haikal ditangkap pada Rabu (29/7) di wilayah Punia, Kota Mataram. Penangkapan Haikal berawal dari motor korban yang masih dikuasainya.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads