Round Up

Ribut-ribut di Mapolres Sumba Barat Usai Polisi Tembak Pencuri Ternak

Tim detikBali - detikBali
Rabu, 16 Sep 2026 08:55 WIB
Massa membakar mobil dinas Polres Sumba Barat, NTT, Selasa (15/9/2026). (Foto: Istimewa)
Sumba Barat -

Massa mengamuk dan menggeruduk Polres Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah seorang pelaku pencurian ternak berinisial JT (39) tewas ditembak polisi. Massa bahkan membawa peti jenazah hingga membakar mobil dinas Polri, Selasa (15/9/2026).

Aksi tersebut terjadi seusai JT ditembak polisi di kediamannya, Kampung Wai Makapal, Desa Bali Ledo, Kecamatan Loli, Sumba Barat, pada Selasa pagi. Polisi menyebut penembakan dilakukan setelah JT menyerang petugas menggunakan parang saat hendak ditangkap.

Massa Bawa Peti Jenazah

Berdasarkan sejumlah video viral yang beredar luas di media sosial, massa terlihat membawa peti jenazah ke Polres Sumba Barat sebagai bentuk protes atas insiden penembakan tersebut.

Massa juga terlihat membawa parang dan merusak fasilitas di Polres Sumba Barat. Sejumlah personel terlihat bersiaga membawa senjata laras panjang untuk mengamankan lokasi.

Tak berselang lama, bunyi letusan diduga senjata api terdengar dari dalam Polres Sumba Barat. Massa yang panik langsung kabur berhamburan dari lokasi menuju halaman Polres Sumba Barat.

"Iya itu (berawal) dari tindakan keras terukur terhadap pelaku pencurian ternak dan kekerasan," ujar Kabid Humas Polda NTT Kombes Henry Novika Chandra daat dihubungi detikBali, Selasa malam.

Henry menjelaskan hingga saat ini situasi di lokasi belum kondusif maksimal. Menurutnya, polisi juga sedang bersiaga dan melakukan pengamanan di lokasi.

"Situasi masih belum kondusif. Ini kami masih rapat, dipimpin Pak Wakapolda masih anef. Tadi sudah sempat sambung (terhubung) dengan Pak Kapolres Sumba Barat, mereka sedang lakukan pengamanan di sana," jelas Henry.

Polda NTT mengimbau masyarakat agar tetap tenang sehingga situasi di Sumba Barat kembali kondusif. Henry juga membenarkan mobil polisi dibakar massa.

"Mobil dinas itu dibakar, lokasinya di rumah sakit itu. Sementara itu dulu karena kami masih rapat," pungkas Henry.

Simak Video "Video: Drone Laut-Sonar Dikerahkan Cari Pelatih Valencia di Labuan Bajo"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork