detikBali

Pria di Kutuh Badung Dirampok dan Diancam Dibunuh Orang Tak Dikenal

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pria di Kutuh Badung Dirampok dan Diancam Dibunuh Orang Tak Dikenal


Sui Suadnyana, Fabiola Dianira - detikBali

SA, korban perampokan dan penganiayaan di Perumahan Nusa Puri, Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. (Dok. Polresta Denpasar)
Foto: SA, korban perampokan dan penganiayaan di Perumahan Nusa Puri, Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. (Dok. Polresta Denpasar)
Badung -

Pria inisial SA dirampok dan diancam dibunuh orang tak dikenal di Perumahan Nusa Puri, Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. Perampokan dan pengancaman itu terjadi pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 07.00 Wita.

SA saat itu tengah bersiap berangkat kerja. Tiba-tiba datang seseorang sambil mengancam akan membunuh korban beserta keluarganya.

"Terduga pelaku datang kemudian berteriak dengan kata 'saya bunuh kalian bertiga'," ujar Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, Jumat (15/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SA sempat mencoba menenangkan pelaku dengan mengatakan 'coba tenang dulu, sabar'. Namun, pelaku justru menerobos masuk ke kamar tidur dan mengambil tas milik SA yang berisi dompet, ponsel, charger, identitas pribadi, serta uang tunai sekitar Rp 35 ribu.

ADVERTISEMENT

SA sempat berusaha mempertahankan tas tersebut. Namun, pelaku menghantamkan tas ke kepala korban sekitar 10 kali. Tak sanggup melawan, SA kemudian berteriak meminta tolong.

Alih-alih berhenti, pelaku justru makin beringas. Ia mengambil batu di depan rumah dan mencoba menghantam ke kepala korban. Beruntung, SA berhasil menangkis serangan tersebut.

Tak berhenti, pelaku kembali menyerang SA menggunakan botol kaca. SA kembali berhasil menangkis.

SA sempat terpeleset dan terjatuh. Pelaku kemudian memukul SA sebanyak empat kali hingga mengenai bagian atas dan belakang kepala sampai mengalami luka robek.

Korban akhirnya berhasil melarikan diri ke jalan untuk meminta pertolongan warga sekitar. Warga kemudian membantu menghubungi polisi, sementara SA dilarikan ke pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) untuk mendapatkan perawatan medis.

Akibat kejadian tersebut, SA mengalami pusing di kepala, luka robek di bagian belakang kepala hingga mendapat enam jahitan, memar pada tangan kiri, serta luka pada jari kelingking kaki.

"Saat ini kejadian tersebut sudah ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan dan korban sudah membuat laporan. Pelaku masih dalam penyelidikan," jelas Agus.




(iws/iws)










Hide Ads