detikBali

Istri CEO Hilang dan Ditemukan Tewas, Pelaku Ternyata Suami Sendiri

Terpopuler Koleksi Pilihan

Istri CEO Hilang dan Ditemukan Tewas, Pelaku Ternyata Suami Sendiri


Tim Wolipop - detikBali

CEO perusahaan teknologi, Gordon Abas Goodarzi, diduga membunuh sang istri, Aryan Papoli
CEO perusahaan teknologi, Gordon Abas Goodarzi, diduga membunuh sang istri, Aryan Papoli. (Foto: dok. Facebook)
Denpasar -

Misteri hilangnya istri seorang CEO akhirnya terungkap dengan akhir tragis. Miliarder sekaligus CEO perusahaan teknologi, Gordon Abas Goodarzi, diduga membunuh sang istri, Aryan Papoli, yang ditemukan tewas di dasar tebing setinggi sekitar 22 meter di kawasan pegunungan Crestline, California.

Melansir Wolipop, Selasa (27/1/2026), Aryan Papoli (58), sebelumnya dilaporkan menghilang sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia pada 18 November 2025. Jenazah korban ditemukan di sebuah jalan terpencil yang berjarak sekitar 110 kilometer dari Los Angeles.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ditemukan, identitas korban belum diketahui. Aparat kepolisian sempat merilis sketsa wajah untuk membantu proses identifikasi. Korban diketahui mengenakan sweatshirt biru, celana biru, serta sepatu New Balance putih-hitam.

Departemen Sheriff San Bernardino County baru memastikan identitas korban sebagai Aryan Papoli pada 1 Desember. Dari hasil penyelidikan lanjutan, pihak berwenang menyimpulkan kematian tersebut merupakan kasus pembunuhan.

ADVERTISEMENT

Goodarzi kemudian ditangkap dan didakwa atas dugaan pembunuhan berencana pada 23 Januari. Kasus ini mencuat di tengah proses perceraian keduanya. Dalam dokumen dakwaan Kejaksaan San Bernardino County, jaksa menyebut Papoli berada dalam kondisi sangat rentan saat kejadian. Pembunuhan itu diduga dilakukan secara terencana dengan metode yang dinilai rapi.

Motif pembunuhan diduga berkaitan dengan faktor finansial. Dalam berkas hukum disebutkan adanya "upaya atau tindakan pengambilan atau perusakan barang dengan nilai moneter yang besar."

Proses Perceraian dan Latar Belakang Korban

Goodarzi dan Papoli mengajukan gugatan cerai pada Juni 2023 setelah hampir 30 tahun menikah. Keduanya bertemu di California dan membangun karier dari nol. Goodarzi, yang kini berusia 66 tahun, mendirikan perusahaan teknologi energi bersih US Hybrid pada 1999 dan menjabat sebagai CEO. Papoli memiliki peran penting sebagai CFO sekaligus wakil presiden perusahaan tersebut.

Pasangan ini meraup keuntungan besar pada 2021 ketika US Hybrid diakuisisi oleh Ideanomics, perusahaan berbasis di Torrance, California, dalam kesepakatan senilai 50 juta dolar AS yang terdiri dari tunai dan saham.

Selain dikenal sebagai pengusaha, Goodarzi juga tercatat sebagai afiliasi peneliti di University of California, Los Angeles (UCLA), dengan pengalaman puluhan tahun di bidang kendaraan listrik dan teknologi energi bersih.

Sementara itu, Papoli diketahui pindah ke Newport Beach sekitar enam bulan sebelum kematiannya. Menurut putra mereka, Navid, kepindahan tersebut dilakukan untuk mencari ketenangan dan ruang kreatif setelah sang ibu memutuskan pensiun dari dunia korporasi.

Saat ini, Goodarzi ditahan tanpa jaminan di Central Detention Center, San Bernardino. Ia dijadwalkan menjalani sidang pembacaan dakwaan atas tuduhan pembunuhan berencana pada pekan ini.

Artikel ini telah tayang di Wolipop. Baca selengkapnya di sini!



(dpw/dpw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan










Hide Ads