detikBali
Round Up

Mayat Terbakar di Lombok: Pertalite, Nilon, hingga Misteri Mobil Putih

Terpopuler Koleksi Pilihan BaliNusra Awards 2026
Round Up

Mayat Terbakar di Lombok: Pertalite, Nilon, hingga Misteri Mobil Putih


Tim detikBali - detikBali

Penampakan lokasi penemuan mayat terbakar di sebelah Pura Batu Leong, Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Senin (26/1/2026).
Foto: Penampakan lokasi penemuan mayat terbakar di sebelah Pura Batu Leong, Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Senin (26/1/2026). (M Zahiruddin/detikBali)
Lombok Barat -

Temuan mayat terbakar di Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Minggu (25/1/2026), masih menyisakan misteri. Sejauh ini, polisi masih menyusun kepingan-kepingan petunjuk dari tempat kejadian perkara (TKP).

Salah satu yang menguatkan mayat tanpa identitas itu diduga dibakar adalah temuan Pertalite di dalam botol air mineral. Selain itu, ada seutas tali nilon di bawah tubuh korban yang sudah menjadi kerangka.

"Kami mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya tumpukan sampah di sekitar korban, bekas plastik pengiriman paket. Kemudian satu botol mineral berisi sisa cairan berwarna hijau yang diduga bahan bakar jenis Pertalite, serta seutas tali nilon yang ditemukan tepat di bawah tubuh korban," beber Kasat Reskrim Polres Lombok Barat, AKP Lalu Eka Arya Mardiwinata, Senin (26/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Identitas Korban Belum Diketahui

Eka mengatakan keberadaan botol berisi bahan bakar serta tali nilon tersebut menjadi fokus penyelidikan pihak kepolisian. Menurutnya, temuan itu akan ditelusuri untuk memastikan apakah korban merupakan korban pembunuhan yang kemudian dibakar untuk menghilangkan jejak, atau terdapat motif lain di balik peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

Hingga kini, identitas korban belum dapat diketahui. Kondisi jasad yang sudah hangus terbakar menyisakan kerangka menyulitkan proses identifikasi awal.

Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB di Kota Mataram guna dilakukan autopsi.

"Langkah selanjutnya, kami sudah membuat Laporan Polisi Model A dan sedang menyusun administrasi penyelidikan lebih mendalam. Autopsi sangat penting dilakukan untuk memperjelas penyebab kematian korban secara medis," imbuh Eka.

Ia juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa hari terakhir agar segera melapor ke Polres Lombok Barat atau polsek terdekat untuk membantu proses identifikasi.

Kondisi TKP

Pantauan detikBali, Senin, TKP berada di pinggir jalan dan pesisir pantai, tepat di sebelah Pura Batu Leong. Area tersebut dikelilingi pagar tembok yang menutup hampir seluruh lokasi, hanya menyisakan akses masuk berupa celah terbuka sekitar lima meter.

Di dalam area tersebut, rerumputan hingga semak belukar tampak tumbuh cukup lebat. Sekitar 2,5 meter dari badan jalan, terlihat bekas pembakaran mayat manusia yang ditemukan sehari sebelumnya.

Di sekitar titik pembakaran, sampah plastik sisa makanan ringan, botol bekas, hingga sisa pengiriman paket terlihat berserakan. Ruas jalan di depan lokasi terpantau relatif sepi. Setiap menit, rata-rata hanya ada dua kendaraan melintas.

Kepala Desa Sekotong Barat, Saharuddin, mengatakan lahan tersebut statusnya merupakan kepemilikan pribadi orang dari luar Sekotong Barat.

"Milik pribadi. Yang punya orang luar," jelasnya.

Menurutnya, lahan tersebut memang tampak jarang dikunjungi dan cukup sepi. Sehingga terkadang dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warga bahkan pengendara yang melintas.

"Kadang-kadang ada saja yang membuang sampah pakai sepeda motor dilempar kes ana," tutur Saharudin.

Misteri Mobil Putih

Kepala Desa Sekotong Barat, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat, Saharuddin menuturkan bahwa warganya sempat melihat mobil berwarna putih terparkir di TKP sebelum mayat diduga dibakar ditemukan.

Menurut Saharuddin, mobil tersebut terlihat diparkir masuk ke dalam area tersebut, dengan posisi mundur dan kepala menghadap badan jalan. Dia mengungkapkan mobil putih tersebut berada antara Zuhur menuju Asar.

"Sebelum ditemukan (mayatnya), ada kemarin warga kami melihat mobil putih parkir di sana," ungkapnya, Senin.

Saharuddin menjelaskan sejauh ini area tersebut jarang dikunjungi bahkan tidak pernah sampai dimasuki kendaraan roda dua maupun roda empat. Akan tetapi, Saharuddin mengatakan warga yang sempat melihat tidak sampai berhenti atau menaruh kecurigaan.

"Nggak pernah (ada mobil yang diparkir di area tersebut). Tidak ada yang tahu waktu itu, hanya warga yang melintas aja yang melihat. Kita tidak tahu akhirnya seperti ini," tuturnya.

Setelah penemuan mayat, Saharuddin menelusuri warganya di Sekotong Barat. Namun, hingga saat ini belum ada yang ditemukan dalam status hilang atau masuk daftar orang hilang (DOH).

"Saya kontak semua kadus (kepala dusun), dan tidak ada warganya yang hilang atau apa. Kayaknya ini orang luar," ujarnya.

Sementara itu, seorang penggembala sapi bernama Sahruddin mengaku sempat melintas di depan lokasi penemuan mayat saat pukul 12.30 Wita atau saat waktu Zuhur tiba. Akan tetapi saat itu, ia menuturkan situasi masih sepi seperti biasanya.

"Kemarin saat Zuhur itu saya lewat di sini, tapi sepi nggak ada apa-apa, nggak ada mobil juga. Pas sore saya lewat lagi, ternyata sudah ramai sekali dan ada polisi," ucapnya.

Sebelumnya, warga Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, digegerkan dengan penemuan mayat manusia yang diduga dibakar, Minggu (25/1/2026) sore.

Berdasarkan video yang dilihat detikBali, mayat tersebut ditemukan dalam kondisi tinggal kerangka. Api masih terlihat membara di area rerumputan di tepi jalan, tepatnya di dekat Pura Batu Leong.

Awalnya, warga mengira kobaran api tersebut berasal dari pembakaran sampah. Namun, setelah didekati, api itu ternyata membakar tubuh manusia hingga hangus.

Kapolsek Sekotong, Polres Lombok Barat, Iptu I Ketut Suriarta, mengatakan kondisi mayat yang ditemukan sangat memprihatinkan.

"Betul (ditemukan sudah tersisa kerangka)," tuturnya.




(hsa/hsa)











Hide Ads
LIVE