Kepolisian Inggris menangkap sedikitnya 522 orang di wilayahnya karena mendukung kelompok Aksi Palestina yang dilarang. Mereka dituduh melanggar undang-undang anti-teror yang berlaku di negara tersebut.
Kepolisian Metropolitan London, seperti dilansir detikNews, Senin (11/8/2025), menyebut semua penangkapan-kecuali satu-terjadi saat aksi protes di area Parliament Square, dekat gedung parlemen Inggris di London, pada Sabtu (9/8) waktu setempat.
Ratusan orang itu tidak hanya ditangkap karena ikut aksi protes, tetapi juga karena membawa poster bertuliskan dukungan untuk kelompok Aksi Palestina atau Palestine Action, yang baru-baru ini resmi dilarang di Inggris.
Satu penangkapan lainnya terjadi di Russell Square yang berdekatan, saat ribuan orang berunjuk rasa dalam aksi Koalisi Palestina menentang perang Israel di Jalur Gaza.
Penangkapan terhadap 522 orang ini disebut sebagai jumlah terbanyak yang pernah tercatat dalam satu aksi protes di ibu kota Inggris.
Selain itu, Kepolisian Metropolitan London melakukan 10 penangkapan tambahan, termasuk enam orang yang dituduh menyerang polisi. Tidak ada petugas yang mengalami luka serius.
Simak Video "Video KETIK: Lukas Graham Bocorin Album Baru hingga Kedekatan dengan Ed Sheeran"
(dpw/dpw)