Eks Kadinsos-PPPK Divonis 2,5 Tahun, Kejari Karangasem Tempuh Kasasi

Korupsi Pengadaan Masker

Eks Kadinsos-PPPK Divonis 2,5 Tahun, Kejari Karangasem Tempuh Kasasi

Chairul Amri Simabur - detikBali
Selasa, 27 Sep 2022 14:50 WIB
Salah satu tim jaksa dari Kejari Karangasem saat mendaftarkan memori kasasi dua terdakwa korupsi masker di Pengadilan Tipikor Denpasar, Selasa (27/9/2022).
Salah satu tim jaksa dari Kejari Karangasem saat mendaftarkan memori kasasi dua terdakwa korupsi masker di Pengadilan Tipikor Denpasar, Selasa (27/9/2022). (Foto: IST)
Denpasar -

Menyikapi putusan banding perkara korupsi pengadaan masker dengan terdakwa I Gede Basma dan I Gede Sumartana, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem akhirnya memutuskan menempuh upaya kasasi

Upaya kasasi pihak kejari ditempuh karena putusan banding terhadap eks Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Karangasem I Gede Basma dan mantan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) di Dinas Sosial Karangasem, dinilai tidak sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut umum.

"Untuk perkara dengan terdakwa Basma dan Sumaryana, JPU (Jaksa Penuntut Umum) hari ini resmi mengajukan kasasi," ujar Kepala Seksi Intelijen Kejari Karangasem, Dewa Gede Semara Putra, Selasa (27/9/2022).


Ia menjelaskan, upaya kasasi dilakukan karena putusan banding di Pengadilan Tinggi Denpasar belum sesuai tuntutan JPU.

"Proses pengakuannya oleh kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) yang juga JPU dalam perkara ini," imbuhnya.

Dalam persidangan di tingkat pengadilan negeri, JPU menuntut majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Denpasar menetapkan hukuman kepada terdakwa Basma dengan pidana penjara selama delapan tahun dan denda sebesar Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan.

Sedangkan terhadap terdakwa I Gede Sumartana, JPU menuntut agar majelis hakim menjatuhkan hukuman pidana penjara selama tujuh setengah tahun dan denda Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan.

Tuntutan hukuman yang sama juga disampaikan JPU terhadap terdakwa I Wayan Budiarta. Berikutnya, terdakwa I Nyoman Rumia dengan pidana penjara selama enam tahun dan denda Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan.

Selanjutnya terdakwa I Ketut Sutama Adikusuma, I Gede Putra Yasa, dan Ni Ketut Suartini dengan pidana penjara masing-masing selama lima tahun dan denda masing-masing sebesar Rp 200 juta subsider tiga bulan kurungan.

Namun dalam perjalanannya, terdakwa Basma divonis satu setengah tahun penjara dan denda Rp 50 juta. Terdakwa Sumartana divonis pidana penjara satu tahun dan denda Rp 50 juta subsider dua bulan.

Sedangkan terdakwa lainnya masing-masing I Ketut Sutama Adikusuma, I Gede Putra Yasa, dan Ni Ketut Suartini divonis bebas.

Di tingkat banding, majelis hakim Pengadilan Tinggi Denpasar memperberat hukuman bagi terdakwa Basma dan Sumartana masing-masing dua setengah tahun.

"Pada intinya, putusan pengadilan tinggi menaikkan hukuman terdakwa Basma dan Sumartana masing-masing dua tahun dan enam bulan. Namun, ini masih belum sesuai dengan tuntutan yang diajukan JPU," pungkas Dewa Gede Semara Putra.



Simak Video "Dramatis! Ratusan Penumpang Dievakuasi saat Kapal Mutiara Timur I Terbakar di Selat Bali"
[Gambas:Video 20detik]
(dpra/hsa)