6 Subak di Petang Kering Kerontang, Pemkab Badung Pasok 3 Tangki Air

Agus Eka Purna Negara - detikBali
Kamis, 10 Sep 2026 14:34 WIB
Foto: Penyaluran air tangki di subak Petang, Badung, Rabu (9/9/2026). (Agus Eka/detikBali)
Badung -

Sejumlah lahan sawah aktif di enam subak di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali, kering kerontang akibat keterbatasan debit dan distribusi air irigasi. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung menyalurkan bantuan air darurat tiga unit truk tangki dan pompa untuk menyelamatkan tanaman di lahan pertanian.

"Yang terdampak terutama lahan pertanian di bagian hilir karena debit dan distribusi air irigasi terbatas. Ini penanganan darurat, distribusi air truk tangki dan pompa supaya kebutuhan air tanaman tetap bisa dipenuhi," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Badung Anak Agung Ngurah Raka Sukadana, Kamis (10/9/2026).

Areal persawahan yang mengalami krisis air ini meliputi Subak Bergiding, Subak Penglumbaran, Subak Buangga, serta Subak Babakan Bengkel I, II, dan III. Kondisi paling parah dirasakan oleh para petani yang menggarap lahan di wilayah hilir.

Sukadana menyebut telah meminta pengurus Subak Batulantang dan Subak Bukit yang berada di wilayah hulu untuk mengatur ulang tata kelola pembagian air irigasi ke area bawah. Ia juga sudah mengajukan bantuan sarana pompa air darurat beserta dana operasional tambahan untuk menyokong kebutuhan pasokan air di lahan terdampak.

"Koordinasi kami untuk mengatur pembagian air. Pengajuan pompa air darurat beserta dukungan operasionalnya untuk membantu memenuhi kebutuhan air di lahan pertanian juga sudah," ujar Raka.

Pengiriman air tangki pun dibantu unit Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR). Ia mengakui penanganan kekeringan ini dilakukan bertahap agar pasokan irigasi kembali stabil, termasuk menyiapkan sumber air alternatif berupa sumur di titik lain yang ditentukan berdasarkan identifikasi teknis dan ketersediaan sumber air.

"Sumber air alternatif, sumur itu nanti di Munduk Beng, Subak Buangga, di Desa Getasan. Kami membuka opsi pembangunan sumur bor tambahan itu tapi melalui kajian teknis tetap ada," tuturnya.

Langkah jangka menengah dan panjang ini disiapkan untuk memperkuat sistem irigasi serta mengantisipasi ancaman kekeringan di masa mendatang. Masalah ini sudah dibahas bersama pengurus subak setempat di Balai Subak Bergiding, Desa Pangsan beberapa waktu lalu.



Simak Video "Video: 10 Wilayah Tertinggi Kekeringan, Kabupaten di Pulau Jawa Mendominasi"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork