Arak Bali Terjual US $400 di Lelang Amal Las Vegas

Muhammad Izzul Wafa - detikBali
Jumat, 23 Okt 2026 11:14 WIB
Arak Bali racikan Gede Rico Hardiana Widnyana dan I Wayan Eka Darmawan terjual dengan harga US $400 di Las Vegas, AS. (Foto: Dok. Pemprov Bali)
Denpasar -

Empat botol arak Bali racikan Gede Rico Hardiana Widnyana dan I Wayan Eka Darmawan terjual dengan harga US $400 atau sekitar Rp 7,22 juta di Circus Circus Hotel, Las Vegas, Amerika Serikat (AS). Hasil lelang penjualan arak tersebut disumbangkan untuk penyintas kanker.

"Kami ingin menunjukkan bahwa produk lokal Bali memiliki potensi untuk mendapat perhatian di panggung internasional. Lebih dari itu, kami bangga karena hasil lelangnya dapat disumbangkan untuk kegiatan amal," ujar Rico di Denpasar, Jumat (23/10/2026).

Empat botol arak yang dilelang dalam acara amal bertajuk Charity F@!& Cancer Flair for a Cause itu masing-masing berukuran 750 mililiter. Dengan kurs sekitar Rp 18.040,80 per dolar AS, maka setiap botol arak memiliki nilai lelang rata-rata US$100 atau sekitar Rp 1,8 juta.

Rico sendiri merupakan mahasiswa Program Studi Diploma IV Perhotelan di Universitas Triatma Mulya. Dia bersama Eka membawa arak Bali ke acara internasional tersebut sebagai salah satu cara memperkenalkan produk lokal kepada audiens mancanegara.

Kesempatan itu juga menjadi ruang bagi Rico untuk menunjukkan keterampilannya di bidang flair bartending, yakni seni meracik minuman yang dipadukan dengan atraksi memainkan botol dan peralatan bar. Sebelum acara lelang itu, Rico juga berhasil meraih posisi kedua dunia dalam ajang The TDuB World Championship-Grand Finals 2026 yang berlangsung di Las Vegas pada 4-5 Oktober lalu.

Menurut Rico, ajang internasional tersebut membuka peluang bagi produk lokal Bali untuk semakin dikenal. Terlebih, pengenalan arak dalam acara tersebut berjalan beriringan dengan kegiatan sosial yang membawa misi kemanusiaan.

Untuk diketahui, Charity F@!& Cancer Flair for a Cause merupakan acara amal internasional yang mempertemukan bartender juara dunia dan legenda flair bartending untuk menggelar pertunjukan sekaligus menggalang dana sosial terkait kanker. Acara tersebut berlangsung di Las Vegas pada 7 Oktober 2026.

Arak telah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat Bali. Minuman alkohol khas Bali itu telah ditetapkan sebagai warisan budaya takbenda (WBTb) 2022 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Selain itu, peredaran arak Bali di Pulau Dewata juga diatur dalam Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali.



Simak Video "Video Motif Penusukan di Denpasar: Pelaku Tersinggung Ditatap Korban"

(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork