detikBali

50 Persen Warga Bali Sudah Terdaftar Perlinsos

Terpopuler Koleksi Pilihan

50 Persen Warga Bali Sudah Terdaftar Perlinsos


Fabiola Dianira - detikBali

Koordinator Gugus Tugas Komite Percepatan Tranformasi Digital Pemerintah, Rahmat Danu Andika, memberi keterangan kepada awak media di Denpasar, Bali, Kamis (8/10/2026).
Koordinator Gugus Tugas Komite Percepatan Tranformasi Digital Pemerintah, Rahmat Danu Andika, memberi keterangan kepada awak media di Denpasar, Bali, Kamis (8/10/2026). (Foto: Fabiola Dianira/detikBali)
Denpasar -

Sebanyak 652 ribu kepala keluarga (KK) di Bali telah terdaftar dalam pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos). Jumlah tersebut setara dengan sekitar 50 persen populasi di Bali.

"Jadi Bali itu per hari ini sudah 652.000 KK yang mendaftar di Bali. Ini setara dengan 50% populasi Bali," ujar Koordinator Gugus Tugas Komite Percepatan Tranformasi Digital Pemerintah, Rahmat Danu Andika, Kamis (8/10/2026) malam.

Rahmat mengatakan pendataan tersebut dilakukan agar penyaluran bantuan dapat lebih tepat sasaran. Untuk membantu masyarakat mendaftar, saat ini terdapat 18.980 agen Perlinsos di Bali.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Agen tersebut berasal dari berbagai lapisan, termasuk Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga perangkat di tingkat kelurahan.

ADVERTISEMENT

"Bali sudah 652.000, di Bali itu ada 18.980 orang yang bisa bantuin orang lain," tambahnya.

Rahmat mengatakan keberadaan agen tersebut diharapkan memudahkan masyarakat yang membutuhkan bantuan untuk melakukan pendaftaran. Masyarakat tidak harus datang ke tempat tertentu karena dapat meminta bantuan kepada agen yang berada di lingkungan sekitar.

"Tetangga kiri saya agen, saya bisa minta tolong. Ketemu Bhabin, saya bisa minta tolong, daftarin bansos. Ketemu Babinsa bisa, ketemu polisi di perempatan bisa, ke kelurahan bisa," imbuhnya.

Secara nasional, jumlah pendaftar Perlinsos saat ini telah mencapai 6,6 juta KK. Pemerintah menargetkan jumlah tersebut terus bertambah hingga mencapai 48 juta KK pada akhir tahun.

"Akhir tahun kita aim proyeksinya 48 juta KK akan mendaftar. Jadi sekarang kita di 6,6 juta," kata Rahmat.

Rahmat mengatakan jumlah pendaftar saat ini mencapai lebih dari 200 ribu KK per hari. Angka tersebut diperkirakan terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya masyarakat yang mengetahui dan dapat mengakses pendaftaran Perlinsos.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads