Sudah Antre Panjang, Ternyata Pertalite Habis

Fabiola Dianira - detikBali
Rabu, 07 Okt 2026 16:38 WIB
Foto: Antrean di salah satu SPBU di Kawasan Kuta, Rabu (7/10/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)
Badung -

Andin sudah melewati beberapa SPBU. Dia lantas mengentikan motornya di sebuah SPBU di kawasan Jalan Raya Sesetan, Denpasar. Andin memilih SPBU itu karena antreannya tak separah beberapa SPBU sebelumnya. Namun, usahanya berujung kekecewaan. Setelah beberapa lama mengantre, ternyata stok Pertalite habis.

"Tadi lewati beberapa SPBU dari arah Pesanggaran mengular, akhirnya pilih di Sesetan ini. Nggak terlalu mengular. Sudah setengah antre ternyata Pertalite habis," ujar Andin, diwawancarai saat sedang mengantre, Rabu (7/10/2026).

Walhasil, Andin terpaksa membeli Pertamax sebanyak Rp 25 ribu. Nominal tersebut hanya cukup untuk mengisi sekitar 1,57 liter Pertamax yang tentu tak akan memenuhi tangki motor Andin.

"Ya biasanya beli Pertalite, (sekarang) terpaksa Pertamax. Soalnya kalau beli Pertamax kan lebih dikit, ya," imbuhnya.

Antrean di salah satu SPBU di Denpasar, Rabu (7/10/2026). (Fabiola Dianira/detikBali)

Antrean kendaraan terlihat mengular di sejumlah SPBU di wilayah Denpasar dan Badung Selatan, Bali, Rabu. Diduga, antrean dipicu kosongnya stok bahan bakar minyak. Tak cuma Pertalite, beberapa SPBU juga kehabisan Pertamax.

Di kawasan Kuta, antrean mengular terlihat di salah satu SPBU. Stok Pertalite dan Pertamax masih tersedia, tetapi kendaraan mengantre panjang hingga ke jalan raya.

Sementara itu, di salah satu SPBU di Denpasar, Pertalite habis. Kondisi tersebut membuat pengendara terpaksa beralih membeli Pertamax.

Tio adalah salah satu pengendara motor yang mengantre di SPBU di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kuta. Dia justru hendak membeli Pertamax, tapi stoknya habis.

"Aku mau nyari Pertamax, Pertamaxnya habis, dapet Pertalite aja," jelasnya.

Menurut Tio, petugas SPBU menyebut stok Pertamax masih kosong pada hari ini. Namun, petugas belum dapat memastikan kapan stok tersebut kembali tersedia.

"Alasannya kosong mereka juga nggak tahu kepastiannya gimana," tuturnya.

Tio mengatakan antrean di SPBU tersebut sudah terjadi sejak sehari sebelumnya. Namun, hari ini ia tidak bisa lagi menunda mengisi BBM karena bensin di tangkinya semakin sedikit.

"Jadi kemarin sempat nggak jadi beli bensin, akhirnya belinya hari ini dengan modal nekat ngantre 30 menit lebih," imbuhnya.

Sementara itu, pihak Pertamina belum memberikan konfirmasi terkait kondisi stok BBM dan antrean di sejumlah SPBU tersebut.



Simak Video "Video: Cekcok gegara Antrean SPBU, Sopir Angkot Tewas Ditembak Pemobil"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork