detikBali

Pemkot Mataram Bagikan Paving Block Gratis untuk Warga

Terpopuler Koleksi Pilihan

Pemkot Mataram Bagikan Paving Block Gratis untuk Warga


Nathea Citra - detikBali

Pekerja membersihkan paving block berbahan dasar sampah plastik yang sudah dicetak di pusat daur ulang sampah, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (10/7/2025). Produksi paving block dari sampah plastik yang mampu menghasilkan hingga 150 buah dan dijual satuannya seharga Rp3 ribu itu merupakan salah satu upaya untuk mengatasi permasalahan sampah plastik di Palangka Raya. ANTARA FOTO/Auliya Rahman/bar
Foto: Ilustrasi paving block berbahan dasar sampah plastik. (ANTARA FOTO/Auliya Rahman)
Mataram -

Di tengah melambungnya harga material bangunan, Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram membagikan paving block secara cuma-cuma. Paving block yang akan digratiskan ini berasal dari daur ulang limbah sampah plastik.

Kepala Dinas Lingkungan Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi mengatakan, kebijakan tidak memperjualbelikan paving block hasil olahan sampah plastik ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana.

"Belum dijual, karena perintah Pak Wali, paving block ini jangan dijual dulu. (Jadi bisa) dipergunakan oleh masyarakat yang memerlukan untuk mengelola (atau memperindah) kampung-kampungnya," kata Nizar, saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Antusiasme warga Kota Mataram memanfaatkan paving block gratis ini terpantau sangat tinggi. Paving block yang sudah tercetak bahkan banyak dimintai dan dimanfaatkan masyarakat. Bahkan beberapa area kantor DLH Mataram juga sudah menggunakan paving block inovatif tersebut, sebagai bukti kualitasnya yang mumpuni.

ADVERTISEMENT

"Paving block yang ada di TPST Sandubaya sudah banyak diminta masyarakat, bahkan sudah ada yang dipergunakan. Bahkan di kantor LH sudah dipergunakan," ujarnya.

Nizar menjelaskan saat ini mesin pengolahan di TPST Sandubaya tengah menggenjot produksi paving block dari sampah plastik. Dalam sehari, mesin pengolahan mampu memproduksi lebih dari 200 paving block. Dengan kapasitas sampah mencapai 45 ton, yang terdiri dari 30 persen sampah plastik dan 70 persen sampah organik.

"Sehari itu kita produksi sekitar 100 sampai 200 paving block," terangnya.

Di sisi lain, Nizar menegaskan, bahwa persyaratan untuk mendapatkan paving block secara cuma-cuma alias gratis sangatlah mudah dan tidak berbelit-belit. Yakni, cukup mengirimkan surat permohonan kepada DLH Mataram.

"Syaratnya nggak ada, tinggal bersurat saja. Nanti tergantung stok kami, berapa kebutuhannya nanti kami lihat stoknya. Kalau memungkinkan, kami berikan, tapi kalau (stoknya) kurang, kami kasih yang ada saja," tandasnya.

Sebagai informasi, paving block berbahan dasar sampah plastik ini diproduksi oleh DLH Mataram di TPST Sandubaya, Kota Mataram. Dalam sehari, total produksinya lebih dari 200 unit.



(hsa/hsa)









Hide Ads