Maskapai Wings Air membatalkan penerbangan dari Kupang ke Bandara Gewayantana Larantuka dan sebaliknya selama tujuh hari atau seminggu akibat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Yakni, terhitung mulai Sabtu (25/7/2026) hingga Jumat (31/7/2026).
Hal itu tertuang dalam surat dengan nomor: 167/IW/LKAKK/VII/2026 yang diterima detikBali dari Kepala Bandara Gewayantana Larantuka, Puguh Lukito.
"Sehubungan dengan erupsi Gunung Lewotobi maka bersama ini kami sampaikan pembatalan penerbangan Wings Air 25 Juli-31 Juli di Bandar Udara Gewayantana Larantuka," kata Perwakilan Manager Wing Air, Lily Kusmiati dalam suratnya.
"Cancel flight DT Force Majeure," tandasnya.
Sementara, Kepala Bandara Gewayantana Larantuka, Puguh Lukito menyebut, Bandara Gewayantana beroperasi normal saat ini.
"Penutupan bandara menyesuaikan kondisi dampak erupsi. Informasi berdasarkan Surat Maskapai Wings Air memberitahukan 25-31 Juli tidak beroperasi. Bukan bandara ditutup," ujarnya saat dikonfirmasi detikBali.
Puguh mengatakan status bandara tetap normal. "Namun jika ada sebaran abu vulkanik menutupi wilayah udara bandara maka akan diajukan status penutupan," tandasnya.
Simak Video "Video: Anggota DPRD Sumut Cekik Pramugari, Wings Air Ambil Langkah Hukum"
(hsa/hsa)