Raih Kinerja Positif Triwulan II 2026, BPD Bali Naik Kelas ke KBMI 2

Tim detikBali - detikBali
Selasa, 21 Jul 2026 07:30 WIB
Kantor BPD Bali. (Dok. BPD Bali)
Denpasar -

PT Bank Pembangunan Daerah Bali (Bank BPD Bali) berhasil mempertahankan tren kinerja keuangan yang positif dan solid pada triwulan II-2026. Tak hanya itu, BPD Bali juga naik kelas dan masuk ke dalam jajaran Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2.

Direktur Utama Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma, menjelaskan keberhasilan ini dicapai setelah modal inti bank menembus angka di atas Rp 6 triliun. Adapun, modal inti Bank BPD Bali saat ini mencapai Rp 6,064 triliun sehingga memenuhi ketentuan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kenaikan kelas menjadi KBMI 2 ini didorong oleh penguatan permodalan yang konsisten dari setoran modal Pemerintah Daerah selaku pemegang saham hingga mencapai Rp 3,63 triliun pada Juni 2026," ujar Sudharma dalam keterangannya, Senin (20/7/2026).

Dari sisi kinerja, dia berujar, Bank BPD Bali berhasil mencatatkan indikator keuangan yang impresif dengan aset bank mencapai Rp 42,74 triliun sepanjang paruh pertama tahun 2026. Angka tersebut meningkat 5,75 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan Juni 2025 sebesar Rp 40,41 triliun.

Sementara dari sisi pendanaan, Bank BPD Bali telah menghimpun dana dengan total capaian sebesar Rp 35,05 triliun. Meningkat 3,88 persen dibandingkan pada Juni 2025 sebesar Rp 33,74 triliun.

"Pendanaan bank masih didominasi oleh porsi dana murah (CASA) yang mencapai 65,31 persen dari total portofolio dana pihak ketiga," kata Sudharma.

Sudharma menerangkan pertumbuhan positif dana pihak ketiga didorong oleh keberhasilan transformasi digital melalui penguatan kanal e-banking yang berfokus pada kemudahan akses, keamanan, dan kenyamanan nasabah dalam bertransaksi. Termasuk penguatan ekosistem melalui integrasi pembayaran dengan berbagai fasilitas layanan masyarakat seperti rumah sakit, daerah tujuan wisata (DTW), hingga berbagai institusi pendidikan.

"Melalui inovasi layanan digital, Bank BPD Bali juga melakukan penguatan aspek Teknologi Informasi (TI), pengelolaan security dan keamanan siber serta data privacy yang terus ditingkatkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," imbuhnya.

Sudharma menegaskan hal tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh inovasi layanan Bank BPD Bali memiliki tingkat keamanan yang baik. Misalkan pengembangan BPD Bali Mobile, QRIS Tuntas Bank BPD Bali, QRIS Mobile NFC, pengembangan KKI online payment, hingga QRIS Crossborder ke berbagai negara (Thailand, Malaysia, Singapura dan Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan).

"Saat ini Bank BPD Bali masih dalam proses perluasan pengembangan fitur QRIS Tap NFC Single Tap dan Double Tap pada aplikasi BPD Bali Mobile, serta pengembangan API QRIS Tap untuk memperluas akseptansi layanan QRIS Tap Bank BPD Bali dengan mitra bank," ujarnya.



Simak Video "Video Ketua LPS: Literasi Harus Tumbuh Lebih Cepat dari Euforia Investasi"


(iws/iws)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork
InsertLive
Kamis, 01 Jan 1970 07:00 WIB