Denpasar

QRIS BRI Permudah Transaksi Pelanggan Fruit Junkies

Gangsar Parikesit - detikBali
Minggu, 19 Jul 2026 06:00 WIB
Gerai Fruit Junkies di Denpasar, Bali, beberapa waktu lalu. Foto: dok. BRI Region 17/Denpasar
Denpasar -

Satrio Utomo merasakan manfaat transaksi nontunai melalui QRIS BRI. Pemilik usaha jus buah Fruit Junkies di Denpasar itu menuturkan pelanggannya jadi punya pilihan membayar karena hadirnya QRIS dari bank pelat merah tersebut.

Manfaat lainnya dari QRIS BRI, Satrio melanjutkan, adalah uang pembelian jus buah langsung masuk rekening. "Saya juga tidak perlu sering ke bank untuk setor uang," katanya, Sabtu (18/7/2026). QRIS BRI, juga membantu pelaku usaha seperti Satrio mengelola arus kas dengan lebih praktis dan efisien.

Menurut Satrio, pembayaran tunai dan nontunai imbang. Transaksi secara cashless tersebut bisa lebih dari Rp 2 juta per hari.
Tansaksi nontunai biasanya lebih banyak dibandingkan pembayaran tunai saat awal bulan. "Kalau tanggal muda biasanya lebih banyak yang pakai QRIS," ujarnya.

Satrio menjelaskan pelanggan Fruit Junkies juga tetap bisa membayar tunai. Duit itu ia gunakan untuk membeli bahan baku di pasar. Adapun, Fruit Junkies bisa menjual sekitar 200 gelas jus buah per hari.

Fruit Junkies menghabiskan sekitar 40 kilogram alpukat setiap hari. Buah itu diperoleh dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bali.

Fruit Junkies merupakan usaha jus buah yang telah beroperasi sekitar 11 tahun di Denpasar. Usaha tersebut dirintis dari penjualan alpukat yang didatangkan dari NTT. Kini, Fruit Junkies tidak hanya menjual jus alpukat, tapi juga jus mangga, sirsak, stroberi, dan buah musiman lainnya.

Regional CEO BRI Region 17 Denpasar, Hery Noercahya, mengatakan QRIS BRI menjadi salah satu solusi pembayaran digital yang memberikan manfaat bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing usaha di era digital. "QRIS BRI tidak hanya menghadirkan kemudahan transaksi bagi konsumen, tapi juga membantu pelaku UMKM menjalankan usaha dengan lebih efisien, aman, dan modern," tuturnya.

Melalui satu kode QR, Hery berujar, merchant dapat menerima pembayaran dari berbagai aplikasi perbankan maupun dompet digital yang telah terhubung dengan QRIS. Implikasinya, transaksi menjadi lebih praktis dan cepat.

QRIS juga merupakan standar pembayaran nasional yang memungkinkan interoperabilitas antarbank dan penyelenggara jasa pembayaran, sekaligus mendukung inklusi keuangan bagi UMKM. "Dengan transaksi yang cepat, aman, dan terdokumentasi dengan baik, pelaku usaha dapat lebih fokus mengembangkan bisnis serta memberikan layanan terbaik kepada pelanggan," ungkapnya.

Menurut Hery, penggunaan QRIS turut mendorong percepatan digitalisasi UMKM karena mampu mengurangi ketergantungan terhadap transaksi tunai, mempercepat proses pembayaran, serta memberikan pengalaman transaksi yang lebih nyaman bagi pelanggan. Selain itu, seluruh transaksi tercatat secara digital sehingga memudahkan pelaku usaha dalam pengawasan dan pengelolaan keuangan usaha.

BRI Region 17 Denpasar terus mendorong adopsi QRIS melalui edukasi, pendampingan, serta kemudahan pendaftaran merchant. Bank pelat merah itu juga menghadirkan ekosistem digital melalui aplikasi BRIMerchant yang membantu pelaku usaha memantau transaksi dan menerima berbagai metode pembayaran secara lebih mudah.

Hery menegaskan BRI terus berkomitmen mendukung pemberdayaan UMKM melalui inovasi layanan digital yang mampu memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.



Simak Video "Video Curhat BPOM soal Pendampingan UMKM Tak Sesuai Target"

(gsp/gsp)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork