Amerika Serikat (AS) dan Iran yang terlibat perang selama beberapa bulan terakhir mengumumkan damai. Selat Hormuz yang merupakan jalur pelayaran kapal minyak terbesar di dunia juga kembali dibuka.
Lantas, apakah perdamaian AS dengan Iran itu memungkinkan turunnya harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax di Indonesia?
Dilansir dari detikFinance, harga BBM nonsubsidi berpeluang turun. Tak terkecuali Pertamax yang harganya naik belum lama ini.
Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia mengungkapkan penentuan harga BBM nonsubsidi disesuaikan dengan harga keekonomian. Bila harga minyak dunia turun, maka harga jual Pertamax cs juga bisa turun.
"Apakah harganya bisa turun? Pasti. Ketika harga minyak dunia turun sudah dipastikan harga BBM non subsidi akan turun. Begitu juga sebaliknya ketika harga minyak dunia naik, mau tidak mau tidak terhindarkan dia akan sesuaikan harga keekonomiannya," beber Anggia di Gedung Bakom, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2026).
"Kalau tidak ini akan mempengaruhi keberlanjutan pengadaan energi nasional," imbuhnya.
Simak Video "Video AS Geledah Kapal Tanker Perusahaan Oman di Selat Hormuz"
(iws/iws)