Dua hari jelang Hari Raya Galungan, harga bunga pacar melambung tinggi mencapai Rp 30 ribu per kilogram (kg). Harga ini terus mengalami kenaikan sejak H-5 Galungan.
"Naik terus. Normalnya kan Rp 8 sampai Rp 10 ribu. Terus sejak H-7 naik Rp 25 per kilo, dan sekarang jadi Rp 30 ribu per kilo untuk yang warna tangi (ungu tua)," kata salah seorang pedagang bunga pacar Ketut Merta saat ditemui detikBali di Pasar Galiran Klungkung, Senin (15/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Merta, kenaikan harga bunga secara murni dipengaruhi oleh hukum permintaan dan penawaran. Kondisi naik turun harga sangat fluktuatif tergantung pada jumlah barang dan pembeli.
Harga bunga sendiri bervariasi. Beberapa yang masih di harga Rp 15 ribu/kg adalah pacar merah dan ungu biasa. Sedangkan yang ungu pekat, putih, dan merah muda rata-rata Rp 30 ribu/kg.
"Jadi tergantung banyaknya barang dan pembelinya. Ini harganya naik karena banyak bunga yang dijual tidak bertambah, sedangkan yang beli semakin banyak. Kalau bunga gemitir turun sekarang, karena bunganya semakin banyak dan pembelinya menurun," terang Merta.
Pedagang bunga gemitir di Pasar Galiran Klungkung Ni Wayan Pur mengatakan harga bunga gemitir mengalami penurunan dari sebelumnya Rp 30 ribu menjadi Rp 15 sampai Rp 10 ribu/kg.
"Mulai hari ini turun. Karena sudah banyak yang beli," ujar Wayan Pur.
Pantauan detikBali di Pasar Galiran, sampai siang sekitar pukul 12.00 Wita, warga Klungkung masih terlihat mengerumuni pedagang bunga yang membuka lapak di bagian luar pasar.
(nor/nor)