Kawasan Terminal Pesiapan, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan mulai ditata hari ini. Alat berat terlihat mulai meratakan area dan membongkar sejumlah bangunan di sisi barat terminal.
Kawasan terminal juga tampak lengang dari aktivitas. Hanya beberapa pedagang terlihat membereskan barang-barang dagangan mereka sebelum berpindah sementara dari lokasi tersebut.
Salah satu pasangan suami istri pedagang buah di Terminal Pesiapan mengaku sementara waktu memindahkan lapak jualannya ke rumah mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang jualannya di rumah saja sementara. Kalau soal pelanggan bisa di hubungi kalau saya sudah pindah," ujar sang istri yang enggan namanya disebutkan, Senin (1/6/2026).
Ia berharap setelah penataan selesai dilakukan, pedagang lama tetap mendapat tempat untuk kembali berjualan di kawasan tersebut.
"Saya sudah jualan sebelum pandemi. Ya mudah-mudahan setelah ditata, tempat jadi bagus dan pelanggan baru banyak yang datang," pungkasnya.
Penataan kawasan tersebut merupakan bagian dari rencana Pemkab Tabanan untuk mengembalikan fungsi terminal sekaligus mengembangkan kawasan pasar rakyat di lokasi itu.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tabanan, I Gde Made Partana, mengatakan penataan dilakukan di atas lahan seluas sekitar 1,5 hektare. Dalam konsep penataan tersebut, fungsi terminal tetap dipertahankan dan ditempatkan di bagian depan kawasan.
Sementara itu, pada bagian belakang, khususnya sisi barat, akan dibangun area kios yang diperuntukkan sebagai pasar penghobi. Pada bagian tengah disiapkan los terbuka untuk aktivitas pasar rakyat, sedangkan di sisi timur akan dibangun kios permanen bagi pedagang.
"Secara umum konsep penataan kawasan sudah ditetapkan. Bangunan yang akan dibangun nantinya tidak menggunakan lantai bertingkat," ujar Partana.
Untuk penataan kawasan itu, Pemkab Tabanan mengalokasikan pagu anggaran sebesar Rp 15 miliar. Anggaran tersebut terdiri atas pembangunan Pasar Rakyat Senggol Pesiapan sebesar Rp 11,784 miliar dan pembangunan kantor terminal sebesar Rp 3,215 miliar.
"Proyek penataan Terminal Pesiapan ditargetkan dapat rampung pada Desember tahun 2026. Setelah itu, kawasan tersebut diharapkan mampu mendukung aktivitas transportasi sekaligus menjadi tempat usaha yang lebih tertata bagi para pedagang," pungkasnya.
(dpw/dpw)










































