detikBali

Bus Listrik Trans Sarbagita Siap Mengaspal, Gratis Sampai Desember 2026

Terpopuler Koleksi Pilihan

Bus Listrik Trans Sarbagita Siap Mengaspal, Gratis Sampai Desember 2026


Sui Suadnyana, Yonata Udawananda - detikBali

Peluncuran bus listrik Trans Sarbagita di Renon, Kamis (22/10/2026).
Foto: Peluncuran bus listrik Trans Sarbagita di Renon, Kamis (22/10/2026). (Putu Yonata/detikBali)
Denpasar -

Sebelas bus listrik Trans Sarbagita hasil hibah dari Pemerintah Korea Selatan (Korsel) siap mengaspal di jalanan Bali. Masyarakat dapat menumpang secara gratis dalam proses uji coba hingga Desember 2026.

"Kemungkinan di tahun ini itu masa uji cobanya sampai Desember," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bali, I Kadek Mudarta, dalam peluncuran Proyek Bali E-Mobility di Denpasar, Kamis (22/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bus asal Negeri Gingseng itu akan mengisi koridor 1 Trans Sarbagita dengan rute Gelanggang Olahraga (GOR) Ngurah Rai menuju Garuda Wisnu Kencana (GWK) via kampus Universitas Udayana (Unud). Rute itu dipilih berdasarkan riset yang dilakukan Global Green Growth Institute (GGGI) selaku pelaksana proyek.

Mudarta menerangkan bus listrik ini akan menjadi armada tambahan dalam koridor GOR Ngurah Rai-GWK. Bakal ada 10 armada yang dioperasikan setiap hari. Satu bus sisanya dipakai cadangan.

ADVERTISEMENT

Bus listrik Trans Sarbagita diperkirakan berkapasitas penuh 30 orang, dengan 20 tempat duduk dan kapasitas berdiri 10 orang. Masyarakat yang menumpang tetap harus melakukan tap meski tidak dikenakan biaya sebagai acuan data jumlah penumpang yang menaiki bus.

Mudarta masih menunggu proses pengubahan bus tersebut menjadi pelat kuning. Saat ini, bus tersebut masih berpelat merah milik Dishub Bali. Bus listrik akan dipasang tarif setelah diubah menjadi pelat kuning. Besaran tarif akan disamakan seperti armada Trans Sarbagita dan Trans Metro Dewata, yakni Rp 4.400.

"Kalau nanti selesai masa uji coba, ketika busnya sudah menjadi plat kuning, ya kami berlakukan tarif sama seperti tarif Trans Sarbagita atau Trans Metro Dewata," tutur Mudarta.

Sebagaimana diketahui, peluncuran bus listrik ini dilakukan di Denpasar, Kamis (22/10/2026). Proyek ini merupakan hasil hibah dari Kementerian Iklim, Energi, dan Lingkungan Korsel dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang difasilitasi GGGI.



(hsa/hsa)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads