DPRD Buleleng Cek Proyek Drainase-Penataan Jalan Diponegoro, Progres 27%

Sui Suadnyana, Wijaya Kusuma - detikBali
Senin, 12 Okt 2026 16:44 WIB
Foto: Komisi II dan Komisi III DPRD Buleleng memonitoring proyek drainase dan penataan Jalan Diponegoro, tepatnya di kawasan Pasar Anyar Singaraja, Senin (12/10/2026). (Dok. DPRD Buleleng)
Buleleng -

Progres fisik pembangunan drainase dan penataan Jalan Diponegoro, tepatnya di kawasan Pasar Anyar Singaraja, Buleleng, Bali, baru mencapai 27%. Temuan itu didapat setelah Komisi II dan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Buleleng melakukan monitoring proyek pada Senin (12/10/2026).

DPRD Buleleng menyoroti sejumlah kendala di lapangan yang berpotensi menghambat pengerjaan proyek senilai Rp 4,74 miliar tersebut. Sejumlah kendala yang menjadi perhatian adalah aktivitas parkir kendaraan, keberadaan pedagang di sekitar lokasi hingga kondisi teknis saluran drainase lama.

Ketua Komisi II DPRD Buleleng, Wayan Masdana, mengatakan kendala tersebut harus segera dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar tidak menghambat penyelesaian proyek.

"Kami ingin memastikan pengerjaan proyek ini berjalan dengan baik. Dari hasil peninjauan, masih terdapat beberapa kendala, baik terkait aktivitas parkir, pedagang, maupun kondisi teknis saluran drainase yang perlu dikoordinasikan dengan dinas terkait agar tidak menghambat penyelesaian pekerjaan," kata Masdana.

Proyek yang dikerjakan CV Cadudasa Pratama yang diawasi CV Manca Geni itu memiliki nilai kontrak Rp 4.749.733.000. Pengerjaan berlangsung selama 120 hari kalender, mulai 28 Agustus hingga 17 Desember 2026.

Masdana meminta pelaksana proyek, konsultan pengawas, dan perangkat daerah memperkuat koordinasi agar proyek itu dapat selesai tepat waktu. Ia menilai evaluasi terhadap kendala di lapangan perlu segera dilakukan agar pekerjaan tetap berjalan sesuai jadwal tanpa mengabaikan kualitas. Proyek diharapkan rampung sesuai kontrak dan memberikan manfaat bagi pedagang, pengguna jalan, serta masyarakat di sekitar Pasar Anyar Singaraja.

Selain menata kawasan Pasar Anyar, pembangunan drainase tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air dan mengurangi potensi genangan maupun banjir. DPRD Buleleng mengingatkan agar pengerjaan tidak hanya mengejar target waktu, tetapi juga memastikan saluran berfungsi optimal.



Simak Video "Video K-Talk: Transformasi Bocah Baby Shark yang Debut Jadi Idol K-Pop"

(hsa/hsa)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork