detikBali

Ala Ayuning Dewasa Senin 5 Oktober 2026: Baik untuk Tapa dan Penyucian Diri

Terpopuler Koleksi Pilihan

Ala Ayuning Dewasa Senin 5 Oktober 2026: Baik untuk Tapa dan Penyucian Diri


Kadek Eno Vania Wikasari - detikBali

Umat Hindu melaksanakan ibadah Hari Galungan dengan penuh khidmat di Pura Amerta Jati, Cinere, Depok, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026). Hari suci yang diperingati setiap 210 hari sekali dalam kalender Bali ini menjadi momentum penting bagi umat Hindu untuk memperingati kemenangan dharma atau kebenaran atas adharma yang melambangkan kejahatan.
Ilustrasi hindu. Foto: Andhika Prasetia/DetikFoto
Denpasar -

Berikut Ala ayuning dewasa menurut penanggalan kalender Bali hari ini, Senin, 05 Oktober 2026 diantaranya baik untuk melakukan tapa/penyucian diri.

Kalender Bali memuat ala ayuning dewasa atau hari baik berdasarkan perhitungan khusus. Ala ayuning dewasa digunakan oleh masyarakat Hindu di Bali dalam menentukan baik buruknya hari untuk melakukan kegiatan adat dan ritual.

Simak ala ayuning dewasa, Senin, 05 Oktober 2026 berdasarkan perhitungan kalender Bali sebagaimana informasi yang dikutip dari kalenderbali.org.

• Banyu Milir. Baik untuk membuat sumur, kolam, membuka jalan air, ngirisin (menyadap nira). (Alahing dewasa 3).
• Carik Walangati. Tidak baik untuk melakukan pernikahan/wiwaha, atiwa-tiwa/ngaben dan membangun rumah. (Alahing dewasa 3).
• Geni Rawana. Baik untuk segala pekerjaan yang menggunakan api. Tidak baik untuk mengatapi rumah, melaspas, bercocok tanam. (Alahing dewasa 2).
• Kala Luang. Baik untuk membuat terowongan, menanam ketela atau umbi-umbian. (Alahing dewasa 3).
• Kala Muas. Tidak baik untuk menanam sesuatu (bercocok tanam). (Alahing dewasa 3).
• Kala Sungsang. Mengandung sifat/unsur terbalik, bertentangan, kontras. Tidak baik untuk melakukan karya ayu atau yadnya (Alahing dewasa 3).
• Kala Tampak. Tidak baik untuk dewasa nikah (perkawinan). (Alahing dewasa 3).
• Kala Upa. Baik untuk memulai mengambil/memelihara ternak (wewalungan). (Alahing dewasa 4).
• Pepedan. Baik untuk membuka lahan pertanian baru. Tidak baik untuk membuat peralatan dari besi. (Alahing dewasa 3).
• Salah Wadi. Tidak baik untuk melakukan Manusa Yadnya (wiwaha, mapendes, potong rambut dll.) Pitra Yadnya (Penguburan, atiwa-tiwa/ngaben, nyekah, ngasti dll. (Alahing dewasa 3).
• Tunut Masih. Baik untuk melas rare (bayi menetek), mulai mengajar/melatih ternak bekerja, membentuk perkumpulan (organisasi), memulai membuka sekolah atau perguruan, baik untuk nelusuk (mencocok hidung sapi atau kerbau) diisi tali pengikat. (Alahing dewasa 3).
• Pararasan: Aras Kembang, Pancasuda: Satria Wirang, Ekajalaresi: Patining Amerta, Pratiti: Widnyana

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



(nor/nor)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads