Seekor ular king kobra atau dikenal masyarakat Bali sebagai selan bukit berukuran 3,46 meter masuk ke rumah warga di Banjar Penulisan, Desa Batuaji, Kecamatan Kerambitan, Tabanan. Ular berjenis kelamin jantan tersebut kemudian dievakuasi oleh tim Yayasan Reptil Asih Tabanan usai dua hari berada di rumah tersebut.
Ketua Yayasan Reptil Asih Tabanan, Ni Putu Astridayanti, mengatakan laporan keberadaan ular tersebut disampaikan oleh warga bernama Adnyana. Saat dievakuasi, ular sedang meringkuk di bawah dipan penghuni kamar. Bahkan, dari penuturan pemilik rumah, ular tersebut sudah berada dalam kamar selama dua hari.
"Info dari pemilik rumah katanya mendengar suara berisik di bawah dipan selama dua hari (Minggu dan Senin). Setelah di cek, ternyata ular itu sedang memangsa buruannya. Segera pemilik rumah melapor kepada kami, " jelasnya Astridayanti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mendapat panggilan, tim kemudian melakukan rescue di rumah warga yang lokasinya berdekatan dengan sebuah villa pada pukul 12.30 Wita.
Menurut dia, kondisi lingkungan di sekitar lokasi cukup mendukung keberadaan satwa liar. Rumah warga tersebut berada di kawasan yang masih dikelilingi kebun dengan vegetasi cukup padat.
Kondisi tersebut memungkinkan ular mencari mangsa hingga mendekati permukiman warga. Terlebih, king kobra memiliki karakter sebagai predator yang aktif memburu ular lain sebagai sumber makanannya.
"Karakter king kobra atau selan bukit memang mengejar ular yang lebih kecil untuk menjadi mangsanya," jelasnya.
Astridayanti mengimbau masyarakat tidak mencoba menangkap atau membunuh king kobra apabila menemukan ular tersebut di sekitar rumah. Warga diminta menjaga jarak aman dan segera melaporkan keberadaan ular kepada petugas atau komunitas penyelamat satwa yang memiliki kemampuan melakukan evakuasi.
Kemunculan ular berukuran besar di sekitar permukiman, menurutnya perlu ditangani dengan hati-hati. Mengingat king kobra merupakan ular berbisa dan dapat menjadi berbahaya apabila merasa terancam.
"Jangan didekati atau dipancing. Lebih baik segera laporkan agar bisa dilakukan rescue dengan aman," pungkasnya.