Nestapa dialami GS (21), sopir yang dibakar hidup-hidup oleh bosnya, CP (37), di rumah korban di Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem, Jumat (18/9/2026). GS mengalami luka bakar mencapai 68% akibat kejadian itu.
GS kini dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Ngoerah Denpasar. GS tiba di RSUP Prof Ngoerah pada Kamis (18/9/2026) sekitar pukul 19.00 Wita setelah mendapat penanganan di Puskesmas Rendang.
"Kemarin rawat luka keseluruhan tubuh, yang mana cukup luas juga luas luka bakarnya, kurang lebih sekitar 68%," ujar Kepala Intensive Care Unit (ICU) Burns Unit RSUP Prof Ngoerah, I Putu Kurniyanta, kepada awak media, Selasa (22/9/2026).
Menurut Kurniyanta, kondisi GS pada saat tiba masih sadar dan bisa berkomunikasi. Sedangkan, bagian tubuh yang mengalami luka bakar paling berat berada di bagian dada depan atau toraks. Luka tersebut juga melingkar hingga ke bagian belakang tubuh.
"Untuk pasien ini memang pada saat datang memang masih bisa dia komunikasi, cuma saya melihat ada ada luka bakar di daerah dada yang hampir melingkar ke belakang," jelas Kurniyanta.
Simak Video "Video: Kabar Terbaru Kasus Sopir Truk Dibakar Bos di Karangasem"
(hsa/hsa)