detikBali

Iran Klaim Serang dan Tahan Tanker Togo di Selat Hormuz

Terpopuler Koleksi Pilihan

Iran Klaim Serang dan Tahan Tanker Togo di Selat Hormuz


Novi Christiastuti - detikBali

AS Klaim Kuasai Hormuz, Iran Tetap Tutup Jalur Minyak Dunia
Foto: DW (News)
Denpasar -

Iran mengeklaim menargetkan dan menahan kapal tanker minyak berbendera Togo di Selat Hormuz. Kapal tanker bernama 'Trend' itu disebut mengalami kebakaran setelah dituduh melakukan pelayaran ilegal di jalur perairan strategis tersebut.

"Kapal tanker minyak berbendera Togo bernama 'Trend' telah menjadi target dan ditahan setelah terjadi kebakaran di atas kapal," demikian pernyataan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) yang dilaporkan kantor berita IRNA, Jumat (18/9/2026).

IRGC menyebut kapal tanker minyak tersebut berlayar pada Kamis (17/9) malam. Menurut IRGC, kapal itu berniat untuk melintas secara ilegal di Selat Hormuz setelah dihasut dan diperdaya oleh militer Amerika pembunuh anak-anak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

IRGC menegaskan pasukannya tetap menguasai jalur perairan strategis tersebut. Mereka menyatakan akan mengadang kekuatan mana pun yang dianggap sebagai agresor.

ADVERTISEMENT

Mereka juga kembali memperingatkan para pemilik kapal dan awaknya.

"Pelayaran ilegal melalui Selat Hormuz tidak akan menghasilkan apa pun selain kehancuran bagi kapal-kapal yang melanggar," tegas IRGC.

Selat Hormuz terdampak perang yang berkecamuk antara Iran dan Amerika Serikat (AS) sejak akhir Februari lalu. Teheran memblokade jalur perairan tersebut dari setiap aktivitas pelayaran dan bahkan berencana memungut biaya transit.

Pasukan militer Iran juga menyerang kapal-kapal yang nekat berlayar di Selat Hormuz. Kapal-kapal tersebut dituduh berupaya menghindari rute pelayaran yang telah ditetapkan oleh Teheran.

Sejauh ini belum ada verifikasi independen mengenai klaim serangan Iran di Selat Hormuz tersebut. Status kapal tanker yang dimaksud juga belum diketahui secara jelas, termasuk soal kebakaran yang disebut terjadi di atas kapal.

Pernyataan IRGC tidak menyebutkan soal muatan, awak kapal, atau kemungkinan adanya korban luka. Tidak diketahui pula apakah kapal tersebut masih mengapung atau tidak.

Secara terpisah, Operasi Perdagangan Maritim Inggris Raya (UKMTO), operasi keamanan maritim yang dikelola Angkatan Laut Inggris, melaporkan pada Kamis (17/9) adanya insiden keamanan di Selat Hormuz, 16 mil laut sebelah timur laut Khasab, Oman.

UKMTO tidak memberikan rincian mengenai kapal yang terlibat dalam insiden tersebut. Belum diketahui secara jelas apakah insiden itu melibatkan kapal yang sama dengan yang disebutkan IRGC dalam pernyataannya.



(dpw/dpw)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan









Hide Ads