Air saluran irigasi Subak Pala meluap ke Jalan Jepun, Banjar Tegal Belodan, Desa Dauh Peken, tepatnya di depan Rumah Sakit (RS) Kasih Ibu Tabanan. Air irigasi yang meluap menggenangi badan dan bahu jalan.
Pantauan di lokasi, Selasa (15/9/2026) siang, aliran air bahkan menjalar ke arah selatan hingga ke bahu Jalan Bypass Ir Soekarno. Para petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Tabanan juga tengah sibuk membuka saluran yang tersumbat.
Air irigasi yang meluap tak hanya mengganggu arus lalu lintas, tetapi juga mulai menghantam aktivitas sejumlah pelaku usaha di sepanjang jalur tersebut. Salah satu pelaku usaha, Kadek Rupana, mengakui hal tersebut.
Rupana mengatakan air mulai muncul sekitar lima hari lalu dan tiba-tiba membesar hingga meluber ke jalan. Kondisi tersebut cukup berdampak terhadap usahanya, Maharupa Studio Foto dan Wedding.
"Air muncul lima hari lalu, kemudian langsung besar tiba-tiba. Meluap ke jalan sampai malam. Subuh surut sekitar jam 5 sampai jam 9 pagi, setelah itu sekitar jam 10 naik lagi," ujar Rupana.
Menurut Rupana, tumpukan sampah menjadi salah satu penyebab air tidak dapat mengalir dengan baik. Sampah yang terlihat didominasi plastik, pampers, dan berbagai sampah rumah tangga.
Pelanggan yang hendak datang ke tempat Maharupa Studio Foto dan Wedding menjadi enggan mampir. Sejumlah usaha lain di sepanjang aliran air juga ikut terdampak.
"Kalau secara global banyak pelanggan yang enggan turun atau mampir karena banyak usaha di sekitar aliran air meluber. Di bahu jalan juga ada lumpur," ungkap Rupana.
Rupana bahkan harus memberikan penjelasan kepada pelanggan mengenai kondisi di sekitar tempat usahanya. Namun, persoalan yang paling dikeluhkan pelanggan justru bau tidak sedap yang muncul dari genangan air.
"Saya mesti jelaskan kepada pelanggan bahwa ada air meluap. Meskipun usaha saya lebih banyak online, tetapi ketika pelanggan datang mereka terganggu karena baunya yang busuk," katanya.
Rupana berharap pemerintah segera melakukan revitalisasi terhadap saluran tersebut. Menurutnya, kondisi saluran sudah dipenuhi lumpur sehingga kapasitas alirannya makin terbatas. Rupana juga mengusulkan agar titik-titik tertentu dipasang sekat atau jaring untuk menahan sampah sehingga tidak terus masuk dan menyumbat aliran.
Simak Video "Video Prabowo: Hormati Guru-Jangan Jelekin Orang, Itu Kunci Keberhasilan"
(hsa/hsa)