PJ, warga Banjar Bangkiansidem, Desa Bangbang, Kecamatan Tembuku, ditemukan tewas di jurang Sidaparna, Desa Tembuku. Pria 41 tahun itu tewas tertembak senapan angin.
"Korban jatuh terperosok jurang dan tewas tertembak di kepala," kata Kapolsek Tembuku AKP I Putu Dadi kepada detikBali, Senin (7/9/2026).
Dadi mengatakan, berawal saat PJ berburu musang di hutan Sidaparna, Rabu (3/9/2026), pukul 21.00 Wita. Berbekal sebuah senapan angin, dia berburu musang bersama lima rekannya.
PJ dan lima rekannya berjalan berbaris mencari musang. PJ berada di barisan paling belakang. Karena berburu saat malam, kondisi gelap, PJ terperosok ke jurang.
"Itu jurang kedalaman 13 meter. Korban sempat dicari temannya yang lain seusai terperosok," kata Dadi.
Saat PJ terperosok, terdengar suara tembakan. Saat ditemukan lima rekannya, PJ sudah tergeletak di jurang. PJ lalu ditolong oleh kelima rekannya dan dilarikan ke RSUP Peof Ngoerah. Namun, beberapa hari dirawat di sana, nyawa PJ tak tertolong.
"Jasad korban sempat dititipkan di RSU Bangli. Hari ini korban sudah diaben," katanya.
Dadi mengatakan lima rekan PJ sudah diperiksa. Hasilnya, tidak ada indikasi keterlibatan mereka atas tewasnya PJ.
PJ diduga tertimpa senapannya sendiri saat terjatuh ke jurang. Hal itu memicu letusan dari senapan yang pelurnya mengenai kepala PJ.
"Tidak ada indikasi keterlibatan. Murni kelalaian korban. Peluru mengenai kepala korban, tapi tidak sampai tembus. Pelurunya bersarang saja di kepala korban," katanya.
Simak Video "Video: Bocah di Ponorogo Ditembak Pemilik Kolam gegara Mancing Tanpa Izin"
(hsa/hsa)