8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Ini Daftarnya

Farih Maulana Sidik - detikBali
Selasa, 01 Sep 2026 14:41 WIB
Ilustrasi tentara Rusia. (Foto: REUTERS/Alexander Ermochenko)
Denpasar -

Intelijen Ukraina mengungkap delapan warga negara Indonesia (WNI) yang disebut direkrut menjadi tentara Rusia. Pemerintah Indonesia kini memverifikasi informasi tersebut melalui perwakilan RI di Rusia.

Daftar delapan WNI itu dirilis Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina atau Foreign Intelligence Service of Ukraine (FISU) melalui situs resminya. FISU juga menampilkan data identitas kedelapan WNI yang disebut telah direkrut ke dalam angkatan bersenjata Rusia.

"Dinas Intelijen Luar Negeri Ukraina telah memperoleh dokumen tentang setidaknya delapan warga negara Indonesia yang direkrut ke dalam barisan tentara pendudukan RF," demikian pernyataan FISU di situs resminya, dikutip detikcom, Selasa (1/9/2026).

Berikut daftar namanya:

  • Yuda Putra Pratama (kelahiran 9 Agustus 1997)
  • Haryanto Dwi Kencana (kelahiran 14 Juli 1983)
  • Erwanda (kelahiran 5 Agustus 1988)
  • Ngangun Hudri Fadli (kelahiran 17 Sptember 1978)
  • Muhammad Syaripudin (kelahiran 3 Agustus 1994)
  • M Hadi Maulana (kelahiran 7 April 1987)
  • Wahyu Oktavian Iskandar (kelahiran 22 Oktober 1985)
  • Helmi Nuraha Hakim (kelahiran 27 Januari 1983).

FISU menyebut kedelapan WNI tersebut awalnya direkrut sebagai tenaga kerja dengan janji gaji tinggi, tugas non-tempur, pemberian kewarganegaraan Rusia, serta tunjangan sosial menarik lainnya. Namun, mereka disebut tidak mengetahui akan dikirim ke mana.

"Janji berupa bayaran tinggi, tugas non-tempur, percepatan kewarganegaraan Rusia, dan tunjangan sosial menarik minat orang-orang yang-sering kali-tidak mengetahui ke mana sebenarnya mereka akan dikirim," tulis FISU.

Simak Video "Video Drone-Rudal Rusia Bombardir Kyiv, 13 Orang Tewas-7 Selamat"


(dpw/dpw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork